Home Sepakbola Inggris Premier League Harvey Barnes cetak gol ajaib di menit 102, Newcastle menang 4-3!
Premier League

Harvey Barnes cetak gol ajaib di menit 102, Newcastle menang 4-3!

Share
Share

Kekacauan Taktis dalam Pertandingan Dramatis di St James’ Park

Malam itu dipenuhi dengan drama yang membingungkan dan mendebarkan meski dalam kondisi suhu yang dingin. Namun, suhu di lapangan tidak pernah tampak turun di bawah titik didih ketika Leeds, yang kembali menemukan bentuk terbaiknya, sempat memimpin tiga kali, tetapi akhirnya harus mengakhiri tujuh laga tak terkalahkan mereka setelah Harvey Barnes mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan ini, tiga hal menjadi jelas sejak awal: Leeds terlalu baik untuk terdegradasi; tim Newcastle asuhan Eddie Howe memiliki beberapa kelemahan struktural yang mengkhawatirkan; dan pertandingan ini merupakan salah satu yang terbaik di St James’ Park dalam beberapa tahun terakhir.

“Susah untuk merangkum pertandingan klasik seperti ini,” ungkap pelatih Newcastle, meski senangnya sedikit tereduksi oleh cedera serius yang dialami bek Fabian Schär di babak kedua, yang mengharuskannya dilarikan ke rumah sakit. “Kami tidak berada di performa terbaik, tetapi kami menunjukkan karakter yang luar biasa.”

Pertandingan dimulai dengan suasana penuh emosi. Pascal Struijk yang tidak terjaga sempat menyia-nyiakan peluang ketika sundulannya dari umpan bebas Anton Stach melebar di atas mistar. Pelatih Farke sempat khawatir ketika kiper Lucas Perri tidak bisa menangkap bola dengan baik, membiarkan Schär mencetak gol yang kemudian dianulir karena dianggap terjadi pelanggaran.

Setelah ditahan, Newcastle mencoba bangkit. Lewat corner kick Bruno Guimarães, Lewis Miley menyundul bola, namun tidak bisa meredam kepercayaan diri tim tamu. Setelah itu, Dominic Calvert-Lewin dan Brenden Aaronson bekerja sama menembus pertahanan Newcastle yang sedang lengah. Aaronson akhirnya berhasil mencetak gol dengan tembakan rendah yang tidak terjangkau oleh Nick Pope.

Baca juga:  Kiper Spurs Kinsky ditarik keluar setelah Atletico cetak 3 gol dalam 15 menit!

Newcastle menyamakan kedudukan empat menit kemudian, berkat kombinasi umpan Miley, sundulan Guimarães, dan penyelesaian yang tenang dari Barnes. Namun, keunggulan hanya bertahan sesaat ketika Leeds kembali unggul lewat penalti setelah terjadi handball oleh Thiaw. Keputusan tersebut cukup kontroversial, mengingat Thiaw terjatuh pada saat itu.

Calvert-Lewin sukses mengeksekusi penalti tersebut, mengonversi tendangannya menjadi gol yang ke-9 musim ini, menandai bahwa ia sedang dalam performa terbaiknya.

Perubahan Strategi dan Reaksi Pemain

Di babak kedua, Howe mengganti Sven Botman dengan Thiaw. Tino Livramento masuk sebagai bek kanan, sementara Miley pindah ke lini tengah. Perubahan ini terbukti efektif ketika Joelinton berhasil menyamakan kedudukan dengan sebuah sundulan yang memukau.

Pertandingan semakin memanas ketika Pope salah membaca umpan silang, dan sundulan James Justin yang seharusnya menghasilkan gol malah membentur mistar. Saat Schär terjatuh akibat bentrokan, suasana semakin tegang. Beberapa menit kemudian, Leeds memanfaatkan kesalahan umpan Yoane Wissa untuk menjauhkan diri kembali.

Usai gol Aaronson, keputusan wasit menentukan penalti untuk Newcastle menyusul dugaan handball. Guimarães kembali melakukan tugasnya dengan baik, mengeksekusi penalti dengan sempurna. “Itu bukan penalti, tetapi wasit tertekan oleh suasana,” kata Farke kemudian.

Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Barnes menjadi pahlawan Newcastle dengan gol di menit ke-102. “Momen itu sangat menyakitkan,” ungkap Farke. “Ini adalah pertandingan yang hebat, namun ada banyak kesalahan. Kedua tim bermain terlalu terbuka.”

Dampak Pertandingan

Dengan hasil ini, Leeds gagal mempertahankan tren positif mereka, sementara Newcastle menunjukkan bahwa mereka harus memperbaiki struktur pertahanan jika ingin bersaing di liga. Pertandingan ini menciptakan momen yang tidak terlupakan bagi kedua tim dan penggemar, dan akan berpengaruh terhadap langkah mereka ke depan dalam kompetisi yang semakin ketat.

Baca juga:  Guardiola: Update terbaru tentang cedera O'Reilly!

(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Manchester City vs Liverpool: Statistik & Rekor Pertemuan FA Cup

Manchester City dan Liverpool akan kembali bertanding di FA Cup, memamerkan statistik...

Osula raih Penghargaan Goal of the Month dari Guinness!

Osula meraih Penghargaan Goal of the Month dari Guinness atas gol spektakulernya,...

Siapa saja tim yang pernah memuncaki klasemen Premier League saat Paskah?

Paskah menjadi momen penting dalam Premier League, di mana beberapa tim, termasuk...

Fernandes samai Ronaldo dengan penghargaan Player of the Month keenam!

Bruno Fernandes menyamai Cristiano Ronaldo dengan meraih penghargaan Player of the Month...