Penyerang andalan Juventus, Jonathan David, berhasil membayar lunas kepercayaan pelatih Luciano Spalletti dengan kontribusi satu gol dan satu assist. Performa impresifnya membawa Juventus meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo dalam laga Serie A yang berlangsung Selasa lalu. Hasil ini membuat Juventus yang berada di posisi keempat, tetap menjaga jarak poin dengan AS Roma yang juga memetik kemenangan 2-0 saat bertandang ke markas Lecce yang terancam degradasi. Juventus dan Roma kini hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, meskipun ketiga tim teratas ini masih memiliki dua pertandingan sisa.
Kemenangan Gemilang Juventus
Jonathan David sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah tendangan penaltinya gagal dieksekusi dalam hasil imbang 1-1 melawan Lecce di kandang pada Sabtu lalu. Namun, ia tetap dipercaya mengisi starting lineup dan membuktikan diri menjadi kunci kemenangan di babak kedua. Pada babak pertama, satu-satunya pembeda antara kedua tim adalah gol bunuh diri dari bek Sassuolo, Tarik Muharemovic.
David menunjukkan kelasnya dengan memberikan assist matang untuk gol kedua Juventus yang dicetak Fabio Miretti pada menit ke-62. Semenit kemudian, penyerang internasional Kanada ini tidak mau ketinggalan mencatatkan namanya di papan skor. Seluruh skuad, termasuk pemain dari bangku cadangan dan pelatih Spalletti, bergegas merayakan gol tersebut bersama David, menunjukkan dukungan penuh kepada sang striker.
Roma Bangkit Kembali
AS Roma di bawah asuhan Daniele De Rossi sebelumnya sempat dibuat geram oleh keputusan wasit dalam kekalahan Sabtu lalu melawan Atalanta. Namun, Giallorossi berhasil bangkit di Lecce dan memimpin pada menit ke-14 melalui skema serangan yang rapi. Evan Ferguson dengan tenang mengontrol umpan terobosan Paulo Dybala dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri bawah gawang lawan.
Roma menggandakan keunggulan pada menit ke-71 setelah sebuah tendangan sudut sampai ke Niccolò Pisilli. Tembakan sudutnya kemudian disambar oleh Artem Dovbyk dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 2-0. Sayangnya, Dovbyk harus ditarik keluar lapangan di akhir laga setelah terlihat memegangi bagian belakang kakinya karena cedera. Lecce sendiri masih tertahan di posisi ke-16 klasemen.
Como Dekati Zona Liga Champions
Di pertandingan lainnya, Como berhasil mematahkan pertahanan kokoh Pisa di babak kedua untuk meraih kemenangan 3-0. Hasil ini membuat Como hanya berjarak tiga poin dari zona Liga Champions.
Máximo Perrone memecah kebuntuan pada menit ke-68, dan Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan Como delapan menit kemudian. Pisa sebenarnya memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan, namun tendangan penalty M’Bala Nzola berhasil digagalkan oleh Jean Butez. Douvikas kemudian sukses mengeksekusi penalty di masa stoppage time untuk memastikan kemenangan telak bagi Como.
Kemenangan-kemenangan ini tidak hanya penting bagi perolehan poin masing-masing tim, tetapi juga semakin memanaskan persaingan di papan atas Serie A dan ambisi promosi di divisi bawah. Dengan selisih poin yang ketat, setiap pertandingan ke depan akan menjadi krusial dalam menentukan nasib tim-tim tersebut hingga akhir musim.
(SA/GN)
sumber : dailypioneer.com
Leave a comment