Aston Villa dan Crystal Palace Berbagi Poin dalam Pertandingan Menegangkan
Aston Villa mengalami kesulitan untuk meraih kemenangan atas Crystal Palace di tengah performa terbaik mereka musim ini. Meskipun Villa terus menunjukkan perkembangan, Unai Emery belum mampu menaklukkan Oliver Glasner dalam pertemuan keduanya. Hal ini membuat rekor tak terkalahkan Glasner melawan Emery menjadi tujuh pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Di penghujung laga, sebuah sundulan dari Victor Lindelöf menghantam tiang gawang, menjadi peluang terbaik yang didapat kedua tim. Adam Wharton dan Morgan Rogers tak berhasil memberikan inspirasi yang dibutuhkan timnya meskipun pertandingan ini disaksikan oleh manajer tim nasional Inggris, Thomas Tuchel. Meskipun kehilangan Emiliano Martínez akibat cedera di babak kedua, Villa merasa lebih frustrasi karena gagal memanfaatkan kesempatan untuk naik ke posisi kedua klasemen meskipun menguasai permainan di sepuluh menit terakhir.
Emery menunjukkan kemarahan setelah peluit akhir berbunyi, langsung mendekati petugas pertandingan untuk mengungkapkan ketidakpuasannya terkait keputusan VAR yang tidak memberikan penalti saat Youri Tielemans diklaim dilanggar oleh Brennan Johnson. “Saya tidak tahu siapa yang ada di VAR, tapi jika mereka memeriksa kemungkinan penalti, itu jelas,” ungkapnya. Emery menambahkan, “Saya sangat bangga dengan cara kami bermain, meski satu poin tidaklah cukup. Namun, melihat posisi kami di klasemen pada hari ke-21, kami harus menerima hasil ini dan melanjutkan perjuangan.”
Statistik dan Pertumbuhan Tim
Banyak hal berubah sejak Palace sukses meraih kemenangan kelima dari enam pertemuan terakhir melawan Villa di bawah arahan Glasner pada bulan Agustus. Emery menunjukkan bahwa dia tidak butuh motivasi tambahan terkait catatan buruknya melawan Palace, termasuk kekalahan 3-0 di semi-final Piala FA musim lalu. Namun, dalam setiap langkahnya di pinggir lapangan, Emery tampak menikmati tantangan ini, meskipun kemarahan akhirnya menguasainya.
Glasner menghadapi pertanyaan mengenai masa depannya setelah namanya muncul sebagai kandidat kuat pelatih Manchester United musim depan. Ia merasa puas dengan respon timnya, meskipun harus menurunkan Justin Devenny di posisi bek sayap setelah hanya memiliki 13 pemain senior yang fit akibat cedera. Palace dikabarkan sedang mendekati kesepakatan untuk mendatangkan Zakaria El Ouahdi dari klub Belgia, Genk, sembari menunggu kembalinya Daniel Muñoz dari cedera lutut.
Kesempatan Tim dan Harapan ke Depan
Villa perlu menambah kedalaman skuad jika ingin bersaing dengan Arsenal. Ollie Watkins melewatkan sejumlah peluang emas melawan pertahanan Palace yang terorganisir dengan baik, terutama oleh Marc Guéhi. Guéhi menjadi fokus perhatian setelah dikaitkan dengan minat dari tim-tim besar, namun Glasner menegaskan bahwa keputusan apakah ia akan menandatangani kontrak baru tidak akan bergantung pada kedatangan pemain baru bulan ini.
Di sisi lain, Dean Henderson baru benar-benar diuji saat Tielemans mengoper bola kepada Watkins di menit ke-25, tetapi ia sigap menghentikan peluang itu. Martínez tidak bisa melanjutkan laga di babak kedua akibat cedera betis, sementara Tielemans juga melewatkan kesempatan emas di belakang gawang. Pertandingan ini ditutup dengan peluang bagus dari Villa, saat Lindelöf hampir mencetak gol namun sundulannya membentur tiang.
Dampak dan Konteks
Hasil imbang ini menunjukkan bahwa meskipun Aston Villa dalam performa terbaik, mereka masih memiliki PR untuk meningkatkan hasil di kompetisi. Di sisi lain, Crystal Palace menunjukkan ketahanan, meski dengan kekurangan pemain, dan kini mereka harus fokus untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Dengan transfer yang sedang dibahas, baik Villa maupun Palace akan berupaya memaksimalkan potensi skuad mereka menjelang akhir bulan ini.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment