Guido Rodriguez: Kegagalan Transfer West Ham yang Diambang Kepindahan ke Juventus
Guido Rodriguez akan dikenang sebagai salah satu rekrutan terburuk West Ham dalam beberapa tahun terakhir. Didatangkan dari Real Betis pada Agustus 2024, Rodriguez gagal total menunjukkan performa yang diharapkan di lini tengah The Hammers.
Meskipun West Ham seharusnya bisa mengakhiri kontraknya pada jendela transfer musim panas lalu, klub memilih untuk mempertahankannya karena minimnya kedalaman skuad. Namun, keputusan itu tampaknya tidak membuahkan hasil positif.
Kontribusi gol satu-satunya Rodriguez untuk West Ham terjadi pada kemenangan 3-1 atas Ipswich Mei tahun lalu, ketika ia menyodorkan bola kepada Mohammed Kudus yang kemudian melepaskan tendangan melengkung ke sudut gawang. Secara keseluruhan, gelandang asal Argentina ini hanya tampil 30 kali untuk West Ham dan dengan cepat kehilangan tempat di bawah asuhan Graham Potter maupun Nuno Espirito Santo. Kini, ia berpotensi pindah ke Juventus pada jendela transfer Januari ini.
Minat dari Juventus dan Keinginan Sang Pemain
Dengan Freddie Potts yang kini semakin sering menjadi starter untuk West Ham, kebutuhan akan kehadiran Rodriguez di klub semakin berkurang. Media Italia, La Gazzetta dello Sport, melaporkan bahwa Rodriguez telah mengutarakan keinginannya untuk bergabung dengan Juventus.
Diskusi awal dengan West Ham mengindikasikan bahwa kesepakatan pinjaman hingga akhir musim dapat tercapai dengan Juventus, yang memang tertarik pada gelandang tersebut. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, akan mengambil waktu untuk mengevaluasi alternatif potensial, dan mungkin keputusan akhir mengenai masa depan gelandang bertahan ini tidak akan diambil dalam 10 hari ke depan.
Namun, kepindahan Rodriguez tampaknya akan segera terwujud. Ia telah menjelaskan bahwa dirinya ingin bermain secara reguler demi menjaga mimpinya untuk berkompetisi di Piala Dunia musim panas ini tetap hidup.
Statistik Buruk dan Kritik
Rodriguez, yang kini berusia 31 tahun, menjadi cerminan dari apa yang kurang di lini tengah West Ham dalam beberapa musim terakhir, yaitu pemain-pemain pekerja keras.
Stuart Pearce bahkan melabeli Rodriguez “malas” setelah West Ham kalah 3-2 dari Wolves di EFL Cup pada 26 Agustus 2025. Perjalanannya di E20 (kode pos London Timur tempat West Ham berada) bisa dibilang bencana, dan The Hammers perlu segera melepaskannya dari daftar gaji.
Dengan kemungkinan kepindahan yang semakin besar, para suporter tentu akan senang melihatnya pergi, karena ini akan membuka peluang bagi klub untuk mencari alternatif yang jauh lebih baik.
| Statistik | Rodriguez |
|---|---|
| Penampilan | 30 |
| Gol | 0 |
| Assist | 1 |
| Kartu Kuning | 7 |
Statistik Rodriguez di West Ham
Warisan di London Stadium
Fakta bahwa Rodriguez berpotensi bermain di Liga Champions dalam hitungan minggu terasa menggelikan, mengingat West Ham saat ini berjuang untuk bertahan di Premier League. Selama waktunya di East London, ia sering tidak masuk skuad pertandingan, diganti setelah penampilan buruk, dan menjadi sasaran kritik dari media serta suporter.
Ia bermain di bawah tiga manajer dalam kurun waktu kurang dari dua tahun dan tidak pernah terasa seperti pemain yang bisa diandalkan selama periode buruk tim. Juventus mungkin akan mencoba menyertakan opsi pembelian dalam kesepakatan tersebut, tetapi kemungkinan besar ini akan menjadi kesepakatan pinjaman murni, dan ia akan kembali ke London Stadium pada akhir musim 2025-26.
Sayangnya bagi Rodriguez, kembalinya di masa depan adalah sesuatu yang tidak ingin dilihat oleh para penggemar West Ham.
(LC/GN)
sumber : www.westhamzone.com
Leave a comment