Derbi Tanpa Pemenang: Arsenal Ditahan Imbang Liverpool 0-0 di Emirates
Arsenal menyia-nyiakan kesempatan emas untuk unggul delapan poin di puncak klasemen Premier League setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Liverpool di Emirates Stadium, Kamis (8/1/2026). Hasil ini membuat The Gunners tetap berada dalam jangkauan tim-tim pengejar.
Liverpool, salah satu dari dua tim yang berhasil mengalahkan anak asuh Mikel Arteta musim ini, nyaris memecah kebuntuan kala Conor Bradley melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang. Sementara itu, Arsenal gagal mencetak gol di kandang untuk pertama kalinya musim ini, namun cukup untuk memperlebar jarak enam poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.
Jalannya Pertandingan dan Tantangan Cuaca
Tiga hasil imbang beruntun bagi Manchester City dalam seminggu terakhir telah membuka pintu bagi Arsenal untuk semakin dekat meraih gelar liga pertama mereka dalam 22 tahun. Antusiasme Emirates Stadium begitu terasa sebelum kick-off, namun pertarungan antara juara bertahan dan calon juara ini berakhir kurang greget.
Kedua tim kesulitan menghadapi kondisi lapangan yang sulit akibat badai Goretti yang membawa hujan lebat dan angin kencang. Liverpool yang telah lama keluar dari perburuan gelar sejak mengalahkan The Gunners di Anfield pada bulan Agustus, kini telah mencatatkan 10 pertandingan tanpa kekalahan, memperkokoh posisi mereka di empat besar.
Tim tamu lebih banyak tertekan sepanjang 45 menit pertama namun tetap nyaris membuka skor sebelum jeda. Umpan balik William Saliba hampir saja mengejutkan David Raya, dan dengan kiper Spanyol itu yang salah posisi, lob Conor Bradley membentur bagian bawah mistar gawang.
Peluang Terbuang dan Rotasi Pemain
Peran berbalik di babak kedua saat Liverpool mendominasi penguasaan bola dan wilayah. Namun, The Reds kehilangan tiga ancaman serangan terbesar mereka; Alexander Isak dan Hugo Ekitike cedera, sementara Mohamed Salah sedang memperkuat negaranya di Piala Afrika.
Ketiadaan daya gedor di sepertiga akhir terlihat jelas, karena Arsenal hanya terancam oleh kecepatan Jeremie Frimpong, yang sayangnya kurang sentuhan akhir untuk memaksimalkan pergerakan berbahayanya. Tendangan bebas fantastis Dominik Szoboszlai menjadi pembeda saat kedua tim terakhir bertemu, dan ia nyaris mengulangi trik tersebut dengan tembakan keras yang melengkung terlalu terlambat.
Di sisi lain, Viktor Gyokeres ditarik keluar oleh Arteta setelah penampilan buruk lainnya, memperpanjang paceklik gol dari open play-nya menjadi 10 pertandingan. Arteta harus mengandalkan segudang pilihan di bangku cadangan untuk mencoba mengubah jalannya pertandingan, dengan Gabriel Jesus, Noni Madueke, Eberechi Eze, dan Gabriel Martinelli dimasukkan untuk mencari gol kemenangan. Namun, mereka baru berhasil mencatatkan tembakan ke gawang di waktu tambahan babak kedua, ketika Jesus dan Martinelli menembak terlalu dekat dengan Alisson Becker.
Implikasi Hasil Bagi Kedua Tim
Tambahan satu poin ini membawa Liverpool yang berada di posisi keempat unggul tiga poin dari Newcastle dan Manchester United dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan. Sementara bagi Arsenal, hasil imbang ini berarti mereka harus lebih keras lagi berjuang untuk menjaga jarak dari para pesaing di puncak klasemen.
(LC/GN)
sumber : www.aljazeera.com
Leave a comment