Xavi Buka Peluang Tangani Manchester United Usai Ruben Amorim Dipecat
Kabar mengejutkan datang dari Old Trafford. Legenda Barcelona, Xavi Hernandez, dilaporkan "sangat terbuka" terhadap pendekatan dari Manchester United untuk menggantikan posisi Ruben Amorim.
Manajemen Setan Merah diperkirakan akan mengumumkan pengganti Amorim secara permanen pada musim panas mendatang, setelah seorang pelatih sementara menukangi klub hingga akhir musim ini.
Bos Old Trafford memecat Amorim pada Senin pagi menyusul serangkaian performa yang kurang memuaskan di lapangan dan ketegangan yang meningkat di luar lapangan. Saat pemecatan Amorim, Manchester United berada di posisi keenam klasemen Premier League, terpaut tiga poin dari zona Liga Champions. Capaian ini memang menunjukkan peningkatan signifikan dari tim yang terpuruk di posisi ke-15 musim lalu, namun masih jauh di bawah standar yang diharapkan dari salah satu klub terbesar di dunia.
Krisis di Old Trafford dan Manajer Interim
Mantan gelandang United, Darren Fletcher, telah ditunjuk sebagai pelatih interim dan mendampingi tim saat bermain imbang 2-2 melawan Burnley pada Rabu malam. Usai hasil imbang di Turf Moor, Fletcher mengonfirmasi bahwa ia juga akan memimpin tim untuk pertandingan Piala FA melawan Brighton pada Minggu ini, sementara hierarki United memutuskan siapa yang akan menjadi manajer sementara.
Fletcher sendiri menjadi kandidat untuk peran jangka pendek tersebut, bersama dengan legenda Manchester United lainnya, Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick.
Kandidat Pengganti Permanen: Xavi Hingga Tuchel
Pengganti permanen Amorim akan ditunjuk pada musim panas. Pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, dan Thomas Tuchel dari Inggris, menjadi dua kandidat terdepan untuk peran tersebut.
Mantan pemain dan manajer Barcelona, Xavi, juga dikaitkan dengan The Red Devils. Fabrizio Romano mengklaim bahwa Xavi "sangat terbuka" terhadap pendekatan dari Manchester United. Salah satu pemain terbaik di generasinya, Xavi memenangkan delapan gelar La Liga dan empat Liga Champions selama di Camp Nou. Ia juga mengangkat trofi Liga Spanyol selama tiga tahun masa jabatannya sebagai manajer Barcelona, yang berakhir pada Mei 2024.
Pria berusia 45 tahun itu disebut-sebut siap kembali melatih setelah hampir dua tahun vakum dari dunia sepak bola dan "sangat menginginkan" pekerjaan di Premier League. Romano mengatakan Xavi "siap" untuk tantangan baru dan "sangat terbuka" untuk berbicara dengan Manchester United, klub yang ia kalahkan di final Liga Champions 2009 dan 2011.
Tolakan dari Simone Inzaghi
Mudah untuk memahami mengapa kesempatan melatih United, meskipun menghadapi kesulitan selama dekade terakhir, akan menjadi proposisi yang menarik. Namun, tidak semua terbuka untuk kemungkinan tersebut. Menurut laporan Tuttosport, Simone Inzaghi sudah menolak tawaran besar untuk mengambil alih klub pada musim panas.
Inzaghi, 49 tahun, menghabiskan lima tahun melatih Lazio sebelum mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pelatih top Eropa di Inter Milan. Di bawah Inzaghi, Inter memenangkan gelar Serie A pada tahun 2024 dan mencapai dua final Liga Champions, kalah dari Manchester City dan kemudian Paris Saint-Germain. Al-Hilal merekrut Inzaghi dari Inter musim panas lalu, dan mantan striker Italia itu sudah betah di Arab Saudi, yang tidak diragukan lagi dibantu oleh gajinya yang menggiurkan.
Pertandingan pertama bagi manajer sementara United bisa jadi adalah derby Manchester, dengan City akan bertandang ke Old Trafford pada Sabtu pekan depan. Situasi di Old Trafford akan terus menjadi sorotan, dengan penggemar menantikan siapa yang akan memimpin era baru klub.
(LC/GN)
sumber : metro.co.uk
Leave a comment