Home Sepakbola Inggris Premier League Phil Taylor: Format Liga Premier Perlu Perubahan yang Serius!
Premier League

Phil Taylor: Format Liga Premier Perlu Perubahan yang Serius!

Share
Share

Phil Taylor: Rivalitas Pemain Darts Terlalu Sering Terjadi

Dengan beberapa minggu menjelang pembukaan Premier League musim ini, Phil Taylor menilai bahwa nama-nama besar dalam dunia darts terlalu sering saling berhadapan.

Persiapan Premier League

Line-up Premier League telah diumumkan bulan ini dengan malam pembuka di Newcastle pada 5 Februari. Empat tempat tambahan dalam turnamen ini telah ditetapkan setelah perdebatan yang cukup panjang.

Luke Littler, Luke Humphries, Gian van Veen, dan Michael van Gerwen secara otomatis lolos sebagai empat pemain dengan peringkat tertinggi dalam PDC Order of Merit.

Empat spot berikutnya diperebutkan dan setelah diskusi, Jonny Clayton, Stephen Bunting, Josh Rock, dan Gerwyn Price terpilih untuk melengkapi line-up.

Reaksi PDC terhadap Format Pertandingan

Sebelum berita ini muncul, CEO PDC Matt Porter menegaskan bahwa tidak ada perubahan format yang akan dilakukan dalam waktu dekat. “Kami selalu mengevaluasi format ini, tetapi saat ini data menunjukkan bahwa ini adalah format yang tepat,” ujarnya kepada Sky Sports.

Porter menambahkan bahwa penonton di arena sangat menikmati format saat ini karena menambah keseruan hingga dart terakhir, dan angka penonton di televisi juga sangat baik.

Selain itu, PDC akan membuat keputusan terkait format di masa mendatang jika merasa bahwa format yang ada sudah jenuh.

Komentar Phil Taylor

Di tengah perbincangan mengenai Premier League, 16 kali juara dunia Phil Taylor menyampaikan pendapatnya bahwa pemain-pemain besar terlalu sering bertanding satu sama lain. “Rivalitas dibutuhkan, namun tidak perlu terjadi setiap minggu,” tuturnya seperti yang dilansir oleh Online Darts.

Dia memberikan contoh rivalitasnya dengan Raymond van Barneveld yang sangat ditunggu-tunggu. “Saat kami bertemu, ada hitung mundur dari Sky. Tetapi ketika kami berdua berada di Premier League, kami bertanding hampir setiap minggu, sehingga rasanya menjadi kurang menarik,” paparnya.

Baca juga:  Bagaimana tampilnya Man Utd di bawah asuhan Carrick?

Ditanya mengenai apakah pertemuan antara pemain-pemain besar terlalu sering terjadi, Taylor dengan tegas menjawab, “Ya, saya pikir begitu. Dan itu memang mengurangi ketegangan di turnamen besar saat mereka bertemu,” ungkapnya.

Kesimpulan

Komentar Phil Taylor menyoroti masalah dalam dunia darts terkait frekuensi bertanding antara pemain-pemain elite. Problematika ini bisa memengaruhi daya tarik dan suasana kompetisi di kalangan penggemar. Apakah Anda setuju dengan pandangannya? Berikan pendapat Anda di kolom komentar.

(PL/GN)
sumber : www.sportbible.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Arsenal: Arteta butuh semangat, Gunners melangkah gemetar ke semifinal?

Arsenal di bawah arahan Arteta memasuki semifinal dengan semangat yang diragukan. Apakah...

Arsenal melaju ke semifinal untuk tahun kedua berturut-turut!

Arsenal kembali menunjukkan performa gemilang dengan melaju ke semifinal untuk tahun kedua...

Marcos Senesi ‘akan tinggalkan’ Bournemouth, ingin tetap di Premier League!

Marcos Senesi dilaporkan akan meninggalkan Bournemouth, namun ia bertekad untuk tetap berkompetisi...

Chelsea vs Manchester United: Preview Liga Premier, Berita Tim, dan Statistik!

Chelsea bersiap menghadapi Manchester United dalam laga seru Liga Premier. Simak berita...