Perkembangan Terbaru Alumni Gonzaga di NBA
Program bola basket Gonzaga Bulldogs terus menunjukkan keberhasilan dalam melahirkan talenta-talenta NBA. Saat ini, ada 12 alumni Gonzaga yang berkiprah di liga profesional.
Keberagaman Talenta yang Dihasilkan
Di bawah pelatih Mark Few, Gonzaga berhasil mengembangkan pemain dari berbagai latar belakang menjadi bintang NBA. Mulai dari pemain internasional seperti Rui Hachimura dan Domantas Sabonis, hingga transfer seperti Brandon Clarke dan saudara Nembhard, serta rekrutan SMA seperti Chet Holmgren, Jalen Suggs, dan Corey Kispert.
Perdagangan Terbaru Kispert
Berita besar terbaru datang dari Corey Kispert. Ia baru saja diperdagangkan oleh Washington Wizards ke Atlanta Hawks, bersama veteran CJ McCollum, sebagai bagian dari kesepakatan yang melibatkan bintang All-Star Trae Young. Persetujuan ini menjadi berita mengejutkan bagi penggemar NBA, terutama mengingat tujuan Young ke ibu kota.
Statistik Kispert di NBA
Kispert, yang terpilih sebagai pick ke-15 di draft NBA 2021 setelah menjalani musim All-American bersama Gonzaga, mencatat rata-rata 10,9 poin dalam 25,5 menit per pertandingan selama 311 pertandingan bersama Wizards. Ia memiliki persentase tembakan 62,4% dalam dua angka dan 38,3% dari jarak tiga poin.
Performa Terbaru
Tahun ini, Kispert mencatat rata-rata 9,2 poin dalam 19 pertandingan dengan persentase tembakan tiga angka sebesar 39,5%. Sayangnya, ia mengalami cedera hamstring yang membatasi penampilannya, hanya bermain dua pertandingan sejak 25 November.
Dampak Cedera Terhadap Tim
Sementara Kispert bergabung dengan Hawks, cedera menjadi masalah bagi beberapa alumni Gonzaga. Domantas Sabonis, tiga kali All-Star, telah absen sejak pertengahan November karena cedera lutut dan diperkirakan akan kembali pada akhir Januari. Jalen Suggs dari Orlando Magic juga hanya tampil dalam 23 dari 37 pertandingan musim ini, terus melanjutkan catatan cedera sejak bergabung dengan liga pada 2021.
- Brandon Clarke (hanya 2 pertandingan) dan Zach Collins (10 pertandingan) juga mengalami masalah kesehatan.
- Andrew Nembhard, Julian Strawther, dan Rui Hachimura juga absen dalam beberapa pertandingan tertentu.
Kinerja Positif di antara Cedera
Meski banyak cedera, ada sejumlah prestasi positif. Chet Holmgren dari Oklahoma City tampil sangat baik, mencetak rata-rata karir tertinggi 18,3 poin dan 8,3 rebound, plus 1,8 blok dengan akurasi 66,3% untuk tembakan dua angka dan 37,7% dari tiga angka.
Pencapaian Lainnya
Ryan Nembhard yang tidak terpilih dalam draft menunjukkan performa mengesankan di Dallas Mavericks, mencatat rata-rata 7,3 poin dan 5,0 assist. Sementara saudaranya, Andrew Nembhard, mencatat rata-rata 17,2 poin dan 7,0 assist di Indiana, berperan besar setelah cedera Tyrese Haliburton.
- Julian Strawther berhasil mencetak 13 poin tertinggi musim ini dalam pertandingan melawan Orlando.
- Zach Collins mencatatkan double-double dengan 10 poin dan 10 rebound untuk Chicago.
- Kelly Olynyk mencatat lebih dari 2.000 assist dalam karirnya saat bermain untuk San Antonio.
Konteks dan Dampak
Perkembangan ini menunjukkan bahwa alumni Gonzaga tetap relevan dan berkontribusi di NBA meskipun beberapa di antaranya menghadapi cedera. Keberhasilan individu seperti Chet Holmgren dan Ryan Nembhard mencerminkan kekuatan pelatihan di Gonzaga serta potensi mereka untuk terus bersinar di panggung terbesar bola basket.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment