Awal Baik Liam Rosenior Bersama Chelsea
Liam Rosenior telah memulai periode kepelatihannya dengan langkah yang positif. Dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih kepala, Chelsea berhasil mengalahkan Charlton Athletic dengan skor 5-1 di putaran ketiga FA Cup. Hasil ini menampilkan penampilan profesional dan nyaman dari Chelsea, yang tampil di kandang tim yang kini berada di posisi 19 di Championship.
Catatan Pertandingan
Ini merupakan kemenangan pertama Chelsea sejak mengalahkan Cardiff City di Carabao Cup pada 16 Desember lalu, menjadikan Rosenior sebagai manajer Chelsea pertama yang memenangkan pertandingan perdana sejak Antonio Conte pada Agustus 2016. Kemenangan ini sangat dinanti oleh fans Chelsea, namun apa yang bisa dipelajari dari manajer baru mereka?
Setelah klub berpisah dengan Enzo Maresca pada Hari Tahun Baru, Rosenior hanya butuh lima hari untuk mengambil alih. Namun, fans belum memiliki cukup waktu untuk membangun harapan atau kedekatan dengan pelatih yang baru.
Jalannya Pertandingan
Penampilan Chelsea di bawah Rosenior terlihat mirip dengan yang ditampilkan di era pelatih sebelumnya. Terjadi delapan perubahan dari skuad yang kalah dari Fulham di Premier League. Jorrel Hato membuka keunggulan dengan sepakan voli yang bagus di masa tambahan waktu babak pertama, diikuti oleh gol dari Tosin Adarabioyo setelah jeda. Charlton sempat memperkecil ketertinggalan berkat gol Miles Leaburn, namun Marc Guiu segera menjawab dengan golnya, dan gol tambahan dari Pedro Neto serta Enzo Fernandez menambah angka di waktu tambahan.
Taktik dan Gaya Bermain
Rosenior menerapkan sistem permainan yang mirip dengan Maresca. Hato, tanpa kehadiran Marc Cucurella, berperan ‘menginvasi’ lini tengah untuk menambah kekuatan serangan, dan melakukannya dengan baik. Posisi penguasaan bola tetap dijadikan prioritas.
Meskipun Rosenior sebelumnya menggunakan peran yang sangat maju untuk kiper Mike Penders di Strasbourg, hal itu belum terlihat di Chelsea. Terdapat perubahan taktis, seperti posisi winger Alejandro Garnacho dan Jamie Gittens yang lebih tinggi dan lebar, membantu untuk memecah blok pertahanan Charlton yang kompak.
Statistik dan Statistik
Rosenior juga ingin para pemain tengahnya cepat beradaptasi dengan umpan pendek yang tajam saat membangun serangan. Moises Caicedo dan Andrey Santos tampil baik dalam hal ini. Intensitas tekanan diharapkan meningkat di bawah Rosenior, dan ia memuji usaha tim di sektor ini setelah pertandingan.
Sebagian masalah yang dialami di era Maresca masih terus berlanjut. Gol Charlton berasal dari situasi bola mati, sebuah masalah yang sering dihadapi Chelsea musim ini.
“(Charlton) adalah tim yang sangat baik dalam situasi set play. Kami sudah mengetahuinya.” ujar Rosenior. “Kami perlu meningkatkan aspek tersebut, baik itu lemparan jauh, tendangan bebas, maupun sudut.”
Reaksi Pemain dan Pengembangan Tim
Rosenior terlihat percaya diri dengan timnya, mencatat prestasi pemain muda seperti Guiu, Gittens, Garnacho, dan Hato dengan kata-kata seperti “magnificent” dan “outstanding”. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan semangat tim, serta memberikan dukungan penuh kepada para pemain muda yang sedang berada di bawah sorotan.
Walaupun Rosenior tidak menyebutkan absennya Malo Gusto, Reece James, dan Cole Palmer sebagai masalah, ia membingkai hal itu secara positif: “Saya memiliki skuad yang sangat baik, jadi saya tidak perlu mengambil risiko pada kesehatan mereka.”
Meski pernyataan ini mungkin mudah diucapkan setelah kemenangan 5-1, keyakinan Rosenior akan timnya sangatlah berarti. Jika performa dari Hato, Buonanotte, dan kiper Filip Jorgensen menjadi patokan, dukungan publik ini seharusnya mampu menghasilkan perbaikan di lapangan.
Tantangan ke Depan
Saat ini terdapat ketidakpuasan dari beberapa fans terkait kepemimpinan saat ini, yang terlihat dari teriakan anti-kepemilikan di laga melawan Fulham dan berlanjut saat melawan Charlton. Meskipun Rosenior bukan fokus dari ketidakpuasan itu, namanya tidak terdengar pula di tengah sorakan fans.
Perayaan gol Chelsea terkesan minim, namun hal ini mungkin dapat dipahami mengingat pertandingan ini memang diharapkan dimenangkan oleh Chelsea. Selama satu pertandingan menjabat sebagai pelatih, pemain Chelsea tampaknya mulai mematuhi filosofi kepelatihan Rosenior. Tantangan selanjutnya adalah meyakinkan para fans yang belum sepenuhnya mendukung.
Pertandingan selanjutnya Chelsea akan menghadapi Arsenal pada semi-final Carabao Cup. Pertandingan akan dilangsungkan di Stamford Bridge pada Rabu, 11 Januari 2023, pukul 02:00 WIB, yang dapat disaksikan secara langsung di Vidio.
(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment