Home Sepakbola Spanyol LaLiga Raphinha Penentu! Barca Bekuk Madrid, Gondol Supercopa Spanyol.
LaLiga

Raphinha Penentu! Barca Bekuk Madrid, Gondol Supercopa Spanyol.

Share
Raphinha Penentu! Barca Bekuk Madrid, Gondol Supercopa Spanyol.
Share

Barcelona Pertahankan Trofi Piala Super Spanyol Usai Kalahkan Real Madrid di Laga Dramatis

JEDDAH, Arab Saudi – FC Barcelona berhasil mempertahankan gelar Piala Super Spanyol setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas rival abadi mereka, Real Madrid. Raphinha menjadi pahlawan bagi Blaugrana dengan sumbangan dua golnya di laga final yang berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Minggu malam (11/1/2026).

Penyerang asal Brasil itu membuka keunggulan timnya sebelum kemudian mencetak gol kemenangan di babak kedua, meskipun dengan sedikit keberuntungan melalui defleksi. Kemenangan ini menutup pertandingan mendebarkan di mana Real Madrid terus berupaya mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Strategi

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menerapkan strategi pragmatis dengan mengistirahatkan Kylian Mbappe di bangku cadangan dan menurunkan Dean Huijsen menggantikan Antonio Rudiger di lini belakang. Madrid memilih untuk bertahan dalam dan sesekali melakukan serangan balik cepat.

Di sisi lain, Barcelona berhati-hati untuk tidak kehilangan bola agar tidak memberikan peluang bagi Madrid untuk melakukan transisi serangan. Alhasil, tiga puluh menit pertama pertandingan berjalan cukup hati-hati. Meskipun demikian, Vinicius, yang tampil apik setelah sempat mendapat kritik pada pertandingan sebelumnya, serta Gonzalo Garcia sempat memiliki peluang untuk membawa Madrid unggul, namun sepakan lemah keduanya berhasil diamankan oleh kiper Barcelona, Joan Garcia.

Secara bertahap, Barcelona berhasil menekan Madrid lebih dalam. Fermin Lopez sempat digagalkan oleh Thibaut Courtois, sebelum Raphinha melepaskan tembakan melebar pada menit ke-35 setelah menerima umpan dari Lamine Yamal.

Drama Empat Gol di Babak Pertama

Semenit kemudian, Raphinha sukses mencetak gol pembuka bagi Barca melalui sepakan mendatar yang terarah. Momentum positif ini membuat Yamal semakin bersemangat dan Barcelona hampir saja memperlebar jarak andai Courtois tidak kembali menggagalkan Fermin, serta sepakan Yamal yang tipis di dekat tiang gawang.

Baca juga:  Bintang Barca Makan Hati Pilihan Tim Hansi Flick.

Kelengahan Barca dalam menyelesaikan peluang harus dibayar mahal ketika Vinicius berhasil menyamakan kedudukan untuk Madrid di masa injury time babak pertama. Pemain Brasil itu merebut bola di garis tengah, melewati Jules Kounde dengan kecepatan, mengecoh Pau Cubarsi, dan melepaskan tembakan melewati Joan Garcia.

Namun, Barcelona langsung merespons hanya semenit berselang. Robert Lewandowski berhasil mencetak gol dengan penyelesaian cerdik setelah menerima umpan matang dari Pedri. Para pemain Madrid sempat melayangkan protes karena merasa wasit seharusnya sudah meniup peluit babak pertama.

Protes tersebut berubah menjadi selebrasi dua menit kemudian. Wasit memberikan perpanjangan waktu tambahan, dan Gonzalo Garcia berhasil menyambar bola masuk setelah sundulan Huijsen membentur mistar gawang dari situasi tendangan sudut, membuat skor menjadi 2-2 di jeda pertandingan.

Raphinha Jadi Penentu di Babak Kedua

Babak kedua dimulai dengan peluang bagi Vinicius dan Rodrygo, namun kedua upaya tersebut berhasil digagalkan oleh Joan Garcia. Momen penentu akhirnya tiba pada menit ke-73 ketika Raphinha mencetak gol ketiga Barcelona.

Pemain bernomor punggung 11 itu memutar badan di tepi area penalti dan melepaskan tembakan yang berbelok arah setelah mengenai Raul Asencio, membuat Thibaut Courtois salah langkah dan gagal membendung bola.

Drama belum berakhir. Madrid terus berjuang mencari gol penyama kedudukan. Barcelona harus bermain dengan 10 pemain setelah Frenkie de Jong diganjar kartu merah karena melakukan tekel tinggi terhadap Kylian Mbappe, yang masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.

Di masa injury time, Barcelona memilih untuk bertahan dalam. Alvaro Carreras dan Aurelien Tchouameni sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan bagi Madrid, namun kedua tembakan mereka berhasil diamankan oleh Joan Garcia. Pada akhirnya, Barcelona berhasil merayakan gelar yang didapat dengan susah payah namun pantas mereka raih.

Baca juga:  Raphinha Star Barca Cedera, Absen di Perempat Final Liga Champions!

(SA/GN)
sumber : www.chinadailyasia.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sevilla geser untuk amankan Joselu Mato di tengah persaingan LaLiga.

Sevilla berusaha mengamankan Joselu Mato di tengah ketatnya persaingan LaLiga, menunjukkan komitmen...

Federico Fazio: Targetkan Piala Dunia 2026 setelah pengalamannya di LaLiga!

Federico Fazio berambisi meraih Piala Dunia 2026, memanfaatkan pengalaman berharga yang didapatnya...

Real Madrid Mempersulit Rencana Besar Nico Paz di Como

Real Madrid membuat rencana besar Nico Paz di Como semakin rumit, mengingat...

Dia Punya Segalanya untuk Jadi Bintang: Wonderkid Irlandia Ini Satu Kemenangan Menuju LaLiga!

Wonderkid Irlandia ini memiliki semua potensi untuk menjadi bintang. Satu langkah lagi...