Evaluasi Tengah Musim Tim Orlando Magic
Memasuki pertengahan musim 2025-26 NBA, Orlando Magic berada di posisi 22-18, unggul 0.5 dari Cleveland Cavaliers untuk posisi keenam di Wilayah Timur. Mari kita lihat kinerja beberapa pemain terbaik Magic hingga saat ini.
Anthony Black: A
Penampilan Anthony Black menjadi salah satu sorotan musim ini. Mantan pilihan keenam dalam draft ini mencatatkan rata-rata 15.7 poin dengan 56.5 persen true shooting terbaik dalam kariernya, ditambah 4.1 rebound, 3.9 assist, dan 1.3 steal per game. Dengan banyaknya cedera di tim, Black justru mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak, dan dalam 20 pertandingan awalnya, ia tercatat rata-rata 18.6 poin dan 4.8 assist dengan persentase tembakan 47.0/38.5/75.9.
Pembenahan dalam penguasaan bola dan kemampuan menyelesaikan serangan serta tembakan 3 poinnya semakin terlihat jelas. Sang pelatih, Jamahl Mosley, mungkin akan kesulitan untuk tidak memasukkan Black ke dalam lineup saat semua pemain fit kembali.
Desmond Bane: A-
Desmond Bane awalnya diberikan nilai B+, namun kini ia layak mendapat penilaian yang lebih baik. Ia mencatatkan rata-rata 19.2 poin dan 4.5 assist per game, meski tembakan 3 poinnya hanya berada di angka 33.8 persen. Namun, sejak awal Desember, ia menembak 36.0 persen dari jarak tiga poin dengan lima percobaan per game. Dengan lima pertandingan mencetak 30 poin, termasuk tiga kali meraih 37 poin melawan tim seperti Detroit Pistons dan Chicago Bulls, Bane telah menunjukkan kemampuannya terutama dalam momen-momen krusial.
Franz Wagner: A
Walaupun tidak tampil dalam 16 pertandingan terakhir akibat cedera pergelangan kaki, Franz Wagner tetap dianggap sebagai pemain terbaik Magic saat sehat. Ia mencatatkan rata-rata 22.7 poin dengan 60.0 persen true shooting terbaik selama kariernya. Meski terdapat kekurangan dalam teknik menembaknya, ia berhasil kembali menembak 36.0 persen dari luar garis 3 poin dengan 4.2 percobaan per game. Keberadaannya dalam pertandingan sangat berpengaruh pada kreativitas serangan dan pertahanan tim.
Paolo Banchero: D
Musim ini menjadi tantangan bagi Paolo Banchero. Meskipun ada kemajuan dalam hal rebound dan playmaking, efisiensi tembakannya paling rendah sepanjang kariernya. Beberapa kali di momen penting, ia kurang memberikan kontribusi yang diharapkan, meski mencetak kemenangan dramatis melawan Brooklyn baru-baru ini. Terdapat pertanyaan mengenai kemampuannya untuk menjadi pemain yang efisien. Efisiensinya tetap stagnan meski sudah ada upaya untuk memperbaiki pola tembaknya.
Jamahl Mosley: C
Pelatih Jamahl Mosley menghadapi situasi yang cukup sulit di musim ini, dan kinerjanya berdampak pada catatan tim yang sedang tidak stabil. Meskipun begitu, ia berhak mendapatkan sedikit pengertian karena harus menghadapi cedera pada tiga pemain kunci yang mempersulit rotasi tim. Mosley telah mulai memanfaatkan pemain muda dengan lebih baik, terutama dua rookie, Jase Richardson dan Noah Penda, yang mulai menunjukkan perkembangan.
Namun, tim Magic harus segera memperbaiki barisan defensif mereka yang mengalami penurunan. Mereka perlu merangkai kemenangan di sisa musim ini agar dapat tampil lebih baik di playoff mendatang.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment