Home Sepakbola Inggris Premier League Ronaldo dan Messi Hampir Bersatu di Klub Mengejutkan Ini!
Premier League

Ronaldo dan Messi Hampir Bersatu di Klub Mengejutkan Ini!

Share
Ronaldo dan Messi Hampir Bersatu di Klub Mengejutkan Ini!
Share

Ketika Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Hampir Bersatu di PSG

Ide Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi mengenakan seragam yang sama selalu menjadi salah satu “what if” terbesar dalam sejarah sepak bola. Selama lebih dari dua dekade, keduanya telah mendefinisikan era sepak bola sebagai rival, terpisah oleh warna klub, liga, dan filosofi permainan mereka. Namun, Patrice Evra mengungkapkan terdapat momen ketika batas tersebut hampir lenyap — dan dua pemain terbesar generasinya ini sangat dekat untuk menjadi rekan satu tim.

Momen Kritis Ronaldo dan Proyek Ambisius PSG

Pada saat itu, Ronaldo berada di persimpangan jalan, sedangkan Messi masih terikat dengan klub lamanya. Musim panas 2018 menjadi momen penting. Cristiano Ronaldo baru saja mengangkat trofi Liga Champions di Kyiv dan memberikan sinyal bahwa karirnya di klub Spanyol mungkin akan berakhir. Dalam hitungan hari, spekulasi pun menyerbu dunia sepak bola.

Beberapa tawaran datang, salah satunya dari Inggris dan Italia. Namun, satu proyek dari Eropa menonjol — Paris Saint-Germain (PSG), yang berambisi untuk mendominasi sepak bola global. Evra, yang mengenal Ronaldo dari masa-masa mereka di Inggris, mengungkapkan betapa terbukanya Ronaldo untuk pindah secara dramatis.

“Dia tertarik untuk datang ke Paris, percayalah, dia pasti bisa beradaptasi,”

ungkap Evra dalam sebuah wawancara. “Itu terjadi sebelum dia menandatangani kontrak dengan Juventus. Dia mendapatkan tawaran dari Chelsea, Juventus, dan PSG… Dia bilang tidak akan pernah bergabung dengan Arsenal.”

Proyek yang Menggoda Ronaldo

Pada saat itu, PSG sudah mulai mengubah wajah sepak bola Eropa. Setahun sebelum itu, mereka menyelesaikan salah satu transfer paling mengejutkan dalam sejarah, menunjukkan bahwa tidak ada pemain yang tidak bisa dijangkau. Menambahkan Ronaldo bukan hanya sekadar transfer biasa; itu akan menjadi deklarasi kekuasaan.

Baca juga:  Everton vs Nottingham Forest: Preview, Berita Tim, dan Statistik Seru!

Evra menekankan bahwa Ronaldo bukan hanya sekadar senang dengan ketertarikan PSG; dia benar-benar tertarik dengan proyek tersebut. “PSG memiliki proyek yang menarik, dia pasti akan beradaptasi dan bekerja keras,” kata Evra, menekankan bahwa ini bukan sekadar spekulasi belaka.

Visi PSG sangat menarik: tim yang dibangun untuk menaklukkan Eropa, didukung oleh sumber daya yang melimpah, dan bertekad untuk merebut Liga Champions. Bagi Ronaldo, itu merupakan tantangan baru serta kesempatan untuk menulis ulang narasi rivalitasnya dengan Messi.

Mengapa Itu Tidak Terjadi

Seandainya Ronaldo memilih PSG pada tahun 2018 dan bertahan lebih dari sekadar jangka pendek, takdir bisa berputar secara mengejutkan. Pada tahun 2021, Lionel Messi meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan PSG setelah saga kontraknya berakhir. Untuk pertama kalinya dalam karir mereka, dua ikon ini akan berbagi ruang ganti, lapangan latihan, dan mungkin lini serang.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai rekan satu tim—bukan dalam pertandingan testimonial, bukan dalam pertandingan All-Star, tetapi dalam pertandingan kompetitif di Eropa. Ini adalah skenario yang terasa nyaris fiktif, namun sebenarnya didasari oleh negosiasi yang nyata dan ketertarikan yang tulus. Pada akhirnya, Ronaldo memilih Italia. Juventus menawarkan tradisi yang mengesankan, visi olahraga yang jelas, dan kesempatan untuk berhasil di liga besar lainnya.

Selama tiga musim di Juventus, Ronaldo mencetak 101 gol dalam 134 pertandingan, menjadi pemain tercepat yang mencapai 100 gol untuk klub dan meraih sejumlah gelar domestik. Namun, satu ambisi tetap belum tercapai: mengangkat trofi Liga Champions lagi. Sementara itu, PSG melanjutkan perjalanannya dan akhirnya berhasil mendatangkan Messi — tetapi tanpa kehadiran Ronaldo.

Situasi ini menyoroti betapa dekatnya dua legenda sepak bola ini dalam perjalanan karir mereka, serta bagaimana keputusan-keputusan yang diambil di saat-saat krusial bisa mengubah arah sejarah sepak bola.

Baca juga:  Seberapa besar tanggung jawab Richard Hughes atas musim buruk Liverpool?

(PL/GN)
sumber : worldsoccertalk.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Chelsea genjot minat pada bintang Premier League senilai £50juta!

Chelsea semakin intensif mendekati bintang Premier League senilai £50 juta, berambisi memperkuat...

Pemain Sepak Bola Paling Stylish Menjelang Piala Dunia 2026!

Menjelang Piala Dunia 2026, pemain sepak bola menampilkan gaya yang memukau, menggabungkan...

Pertarungan seru: Brentford vs Fulham di Liga Primer!

Pertarungan seru di Liga Primer antara Brentford dan Fulham menjanjikan aksi menegangkan,...

Siapa saja pemain tercepat di Premier League?

Dalam Premier League, pemain tercepat antara lain adalah Adama Traoré, Mohamed Salah,...