La Masia Teratas di Eropa: Barcelona Juara dalam Produksi Talenta, Ungguli Real Madrid
La Masia, akademi sepak bola ternama milik FC Barcelona, terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penghasil bakat paling produktif di Eropa. Klub Catalan ini sudah lama merasakan manfaat dari sistem yang secara konsisten melahirkan pemain kelas dunia, membantu tim di lapangan sekaligus menjadi aset berharga di tengah tantangan finansial.
Sebuah studi terbaru dari CIES Football Observatory, yang dipublikasikan oleh L’Équipe, menunjukkan bahwa Barcelona menjadi klub penyumbang lulusan akademi terbanyak di lima liga top Eropa sepanjang tahun 2025.
Total 40 pemain yang pernah menimba ilmu di La Masia setidaknya selama tiga tahun antara usia 15 hingga 21 tahun, kini merumput di Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, atau Ligue 1. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya membela tim utama Barcelona, termasuk nama-nama menonjol seperti Lamine Yamal, Gavi, Alejandro Balde, Pau Cubarsi, Marc Casado, Marc Bernal, Fermin Lopez, Dro Fernandez, Dani Olmo, dan Jofre Torrents.
Dominasi Barcelona dan Rivalitas dengan Real Madrid
Angka ini menempatkan Barcelona di atas rival abadi mereka, Real Madrid, yang memiliki 35 lulusan akademi tersebar di liga-liga top Eropa. Paris Saint-Germain menyusul di posisi ketiga dengan 31 pemain.
Stade Rennais berada di peringkat keempat dengan 29 lulusan, pencapaian yang patut diperhitungkan mengingat kemajuan klub ini belakangan. Menariknya, para lulusan Rennais mengumpulkan menit bermain lebih banyak dibandingkan pemain jebolan PSG sepanjang tahun lalu.
Ajax melengkapi daftar lima besar dengan 27 pemain. Sementara itu, klub-klub lain yang masuk sepuluh besar antara lain Chelsea, Manchester United, Manchester City, Arsenal, dan Real Sociedad.
Filosofi Akademi: La Masia vs. Castilla
Laporan tersebut juga menggarisbawahi bahwa klub dengan identitas lokal yang kuat, seperti Barcelona, Real Sociedad, dan Athletic Club, cenderung lebih sering menampilkan pemain dari akademi mereka sendiri di tim utama.
Barcelona dan Real Madrid, yang menempati posisi pertama dan kedua, memperlihatkan dua pendekatan berbeda dalam memanfaatkan kesuksesan akademi mereka. Meskipun banyak lulusan La Masia mendapatkan kesempatan di tim utama Barcelona, sebagian besar lulusan dari Castilla (akademi Real Madrid) seringkali dijual dan mengembangkan karier mereka di klub lain.
Dengan kontribusi tak tertandingi terhadap sepak bola Eropa, La Masia tetap menjadi salah satu pilar identitas olahraga dan budaya Barcelona. Produksi bakat dari akademi ini tidak menunjukkan tanda-tanda melambat, dan para penggemar tentu berharap La Masia akan terus menelurkan talenta-talenta luar biasa di masa mendatang.
(SA/GN)
sumber : semprebarca.com
Leave a comment