Panas Membara! Nikita Tszyu dan Michael Zerafa Adu Kepala di Timbang Badan
Brisbane – Suasana menjelang duel antara Nikita Tszyu dan Michael Zerafa memanas hingga meledak di acara timbang badan. Kedua petinju bahkan harus dipisahkan setelah terlibat adu mulut dan saling berhadapan dengan intens.
Sejarah perseteruan panjang antara keluarga Tszyu dan Zerafa memang bukan isapan jempol, dan ketegangan itu mencapai puncaknya saat keduanya beradu kepala di King George Square, Brisbane. Tidak ada “sin-bin” layaknya di NRL dalam acara timbang badan, namun dua petugas keamanan dengan sigap memisahkan mereka setelah keduanya memastikan berat badan ideal. Momen tegang itu berakhir dengan perpisahan yang lebih “beradab”.
Pemicu Kemarahan Zerafa dan Reaksi Tszyu
Zerafa (34-5, 22KO) menjelaskan apa yang membuatnya naik pitam menjelang pertarungan sengit malam ini di Brisbane Entertainment Centre.
“Nikita terlalu sering menaruh tangannya di depan wajah dan dagu saya selama persiapan. Saya membiarkannya terjadi, tapi tidak kali ini,” sembur Zerafa. “Ini bukan masalah pribadi, tapi ini untuk menunjukkan otoritas saya dan bahwa saya bukan orang yang mudah digertak.”
Di sisi lain, Tszyu (11-0, 9KO) mengatakan insiden tersebut adalah titik balik dalam persiapannya.
“Kami bersiap untuk bertarung. Itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan terjadi besok.”
“Begitu timbang badan selesai, ada tombol tertentu yang menyala di dalam tubuh, di mana Anda siap untuk berperang,” lanjut Tszyu. “Saya ingin momentumnya berubah. Dulu, di konferensi pers, saya sedikit lebih santai dan tenang, tapi timbang badan adalah momen di mana saya benar-benar mulai menyala.”
Zerafa membalas dengan sindiran pedas, mengatakan bahwa ia lebih dulu mencapai tingkat intensitas yang dibutuhkan. “Tombolnya mungkin baru menyala sekarang. Punya saya sudah menyala 48 jam yang lalu,” balasnya. “Ini saatnya pertunjukan.”
Jadwal Pertarungan dan Siaran
Pertarungan panas antara Nikita Tszyu dan Michael Zerafa dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 24 April 2024, di Brisbane Entertainment Centre, Australia. Penggemar tinju di Indonesia yang ingin menyaksikan aksi ini dapat mencari platform streaming olahraga internasional yang menayangkan acara tinju premium, mengingat hak siar utama dipegang oleh kanal olahraga Australia seperti Fox Sports dan Kayo Sports. Waktu kick-off untuk main event diperkirakan sekitar pukul 19.00 WIB.
“Nikmati Rasa Sakit” vs “Tuhan Memberkati”
Tszyu tidak bisa menahan diri untuk melayangkan satu serangan lagi kepada lawannya ketika ditanya tentang kata-kata terakhirnya sebelum pertarungan.
“Nikmati rasa sakitnya karena saya hidup untuk rasa sakit ini,” kata Tszyu. “Saya merasa nyaman dalam rasa sakit. Rasa sakit adalah saat saya merasa paling hidup. Saya tahu di masa lalu dia tidak menikmatinya sebanyak itu, jadi… mari kita cintai itu.”
Zerafa memiliki kata-kata terakhir yang berbeda. “Tuhan memberkati,” katanya singkat. Ini tidak aneh bagi seorang pria yang memiliki tato Mazmur 30:5, yang berbunyi: “Tangisan dapat berlangsung semalam, tetapi sukacita datang di pagi hari.” Zerafa berharap penuh sukacita pada Sabtu pagi nanti.
Ia juga melayangkan satu sindiran terakhir untuk Tszyu. “Dia memulai dengan cukup kuat, dan dia memang memudar di akhir, jadi saya mengharapkan hal yang sama,” kata Zerafa. “Saya tidak peduli. Apa pun yang dia bawa, saya yakin punya jawabannya. Dia memang membuat banyak kesalahan. Saya rasa kita semua begitu, tapi kami telah bekerja di gym dan kamp latihan untuk memanfaatkan itu.”
Momen Penting Bagi Tszyu
Bagi Tszyu, yang berpotensi mendapatkan kesempatan gelar dunia dalam 12 bulan ke depan jika menang, ini adalah saatnya bersinar melawan musuh yang sudah dikenal.
“Semua sejarah dan semua hal yang dia katakan di masa lalu, semuanya bermuara pada momen ini,” kata Tszyu. “Ini adalah momen besar bagi saya, dan ujian terbesar dalam karier saya, jelas. Ini adalah puncak hidup saya sampai saat ini. Ini segalanya.”
Di kartu pertandingan yang sama, mantan bintang Melbourne Storm, Nelson Asofa-Solomona, akan melakoni debut tinju profesionalnya. Solomona akan berhadapan dengan mantan pemain NRL Jeremy Latimore, yang telah memainkan 182 pertandingan NRL untuk lima klub. Pertarungan Tszyu vs Zerafa bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang pembuktian diri di tengah perseteruan yang telah lama membara.
(OL/GN)
sumber : www.abc.net.au
Leave a comment