Glasner Umumkan Niat Pergi dari Palace
Pelatih tim Crystal Palace, Oliver Glasner, mengumpulkan seluruh pemain dan staf di markas latihan klub pada hari Jumat sebelum siang. Meskipun keputusan ini tidak mengejutkan, timing pengumuman ini membangkitkan banyak pertanyaan. Mengapa sekarang?
Kepindahan Guehi ke Manchester City
Sebelum pengumuman tersebut, kapten tim, Marc Guehi, telah mengonfirmasi niatnya untuk bergabung dengan Manchester City. Glasner adalah salah satu pendukung terbesar Guehi dan akan terus mendukungnya meskipun mereka akan berpisah. Dia memang memiliki rencana untuk meninggalkan klub pada akhir musim, tetapi dengan kepindahan Guehi yang semakin dekat, keputusan Glasner juga terasa wajar.
Kendala di Musim Panas
Namun, ketegangan antara Glasner dan manajemen Palace mulai terlihat sejak musim panas. Pelatih asal Austria ini telah mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap minimnya aktivitas transfer. Klub hanya berhasil mendatangkan Borna Sosa sebagai bek kiri cadangan dan Walter Benitez sebagai kiper kedua sebelum jendela transfer ditutup.
Meski ada upaya untuk mendatangkan Ousmane Diomande dari Sporting, klub tidak mencapai kesepakatan. Glasner percaya bahwa klub harus memanfaatkan keberhasilan mereka di FA Cup dengan memperkuat skuat yang mampu bersaing di Premier League dan beradaptasi dengan tuntutan kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Performa Tim dan Tantangan
Palace akhirnya mengontrak Yeremy Pino dengan nilai transfer £26 juta, ditambah dua pemain muda, Christantus Uche dan Jaydee Canvot. Namun, kedua pemain muda itu jarang mendapatkan kesempatan bermain, dan Glasner cenderung mengandalkan skuat yang sama seperti musim lalu, meski telah kehilangan Eberechi Eze ke Arsenal.
Musim ini untuk Palace diawali dengan baik, dengan banyak yang memprediksi mereka bakal bersaing untuk mendapatkan tempat di Liga Champions. Namun, Glasner merasa ada masalah yang mengintai. Sebagai pelatih yang berpengalaman dalam mengelola sepak bola domestik dan Eropa, ia menyadari tantangan yang dihadapi.
Kekhawatiran dan Keputusan Akhir
Banyak pihak menyakini bahwa keragu-raguan Glasner dalam melakukan rotasi tim menjadi indikasi bahwa dia tidak berniat memperpanjang kontrak. Kini, Palace mengalami sembilan pertandingan tanpa kemenangan, dengan kekalahan terbaru terjadi saat melawan Macclesfield di kompetisi FA Cup, sebuah hasil yang cukup mengecewakan.
Mereka saat ini berada di posisi ke-13 di Premier League menjelang pertandingan akhir pekan ini melawan Sunderland.
Kemenangan Kecil dan Harapan Masa Depan
Meskipun sempat terhambat, mencegah Guehi bergabung dengan Liverpool seharga £35 juta di musim panas terasa seperti kemenangan kecil bagi Glasner, yang bersikeras untuk mempertahankan bek tersebut meskipun risiko kehilangan secara gratis di musim panas mendatang.
Setelah memberi tahu pemilik klub, Steve Parish, tentang niatnya untuk mundur saat makan malam di bulan Oktober, tampaknya manajemen Palace belum sepenuhnya menyerah untuk membujuk pelatih asal Austria itu agar tetap bertahan.
Dikabarkan bahwa perekrutan Brennan Johnson sebagai rekor transfer klub juga dipengaruhi oleh Glasner, dan upaya Parish untuk mempercepat kedatangannya di jendela transfer Januari bertujuan untuk menunjukkan komitmen klub dalam memperkuat skuat.
Namun demikian, Palace tengah aktif mencari kandidat potensial untuk menggantikan Glasner pada musim panas mendatang.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment