Analisis Mendalam Liga Champions: Inter Milan vs Arsenal dan Real Madrid vs Monaco
Liga Champions kembali hadir pada Selasa malam ini, mengawali matchday fase grup kedua dari belakang yang akan berlangsung di seluruh Eropa. Menjelang serangkaian pertandingan sengit, pengamat sepak bola Andy Robson telah menyiapkan analisis komprehensif untuk empat pilihan pemain kunci dalam pertandingan Selasa malam.
Inter Milan vs Arsenal
WAKTU: Rabu, 21 Januari 2026, pukul 02.00 WIB
TEMPAT: San Siro, Milan
SIARAN: Vidio, SCTV (platform resmi lainnya)
Lautaro Martinez: Setidaknya 1 Tembakan Tepat Sasaran
Lautaro Martinez melanjutkan performa mematikannya di Liga Champions dari musim lalu hingga kampanye saat ini. Setelah mencetak sembilan gol dalam 10 penampilan sebagai starter saat Inter mencapai final, ia telah mengemas empat gol dalam lima start Liga Champions musim ini, didukung oleh statistik tembakan yang menjanjikan.
Di UCL musim ini, ia telah melepaskan 20 tembakan dalam lima start (5,41 per 90 menit), dengan setengah dari upaya tersebut mengarah ke gawang (2,70 per 90 menit). Ia juga mendekati total gol yang diharapkan sebesar 4,27, menunjukkan penyelesaian akhir yang efisien dan pasokan peluang berkualitas yang stabil dari rekan setimnya.
Ketajaman mencetak golnya juga meluas ke Serie A, di mana gol penentu kemenangan baru-baru ini melawan Udinese terbukti krusial dalam perebutan gelar Inter. Martinez telah mencetak 11 gol dari 19 start liga secara keseluruhan musim ini, dengan rata-rata 4,09 tembakan dan 1,59 tembakan tepat sasaran per 90 menit di kasta tertinggi Italia.
Nicolo Barella: Setidaknya 1 Pelanggaran
Nicolo Barella tetap menjadi salah satu gelandang yang paling diremehkan di Eropa, dan agresivitasnya yang khas menguntungkan analisis ini. Di UCL musim ini, Barella telah melakukan tujuh pelanggaran dalam empat startnya (1,78 per 90 menit), memposisikannya dengan baik untuk melakukan setidaknya satu pelanggaran dalam pertandingan ini.
Kecenderungan ini juga terlihat di Serie A, di mana ia melakukan 21 pelanggaran dalam 19 start, rata-rata 1,18 pelanggaran per 90 menit. Peningkatan rata-ratanya dalam permainan Eropa tidak mengherankan, karena Inter biasanya memiliki kontrol yang lebih sedikit di Liga Champions dibandingkan dengan pertandingan domestik, menuntut upaya defensif yang lebih besar dari pemain seperti Barella saat kehilangan bola.
Lawan utamanya kemungkinan adalah Eberechi Eze, yang memiliki sesuatu untuk dibuktikan setelah sebagian besar dikesampingkan oleh Mikel Arteta menyusul kesalahannya saat melawan Aston Villa. Kemampuan memenangkan pelanggaran adalah kekuatan yang menonjol dari permainan Eze; ia telah memenangkan 20 pelanggaran dalam 12 start Premier League musim ini (1,76 per 90 menit), membuatnya sangat mampu untuk memprovokasi setidaknya satu pelanggaran dari Barella dalam pertandingan ini.
Real Madrid vs Monaco
WAKTU: Rabu, 21 Januari 2026, pukul 02.00 WIB
TEMPAT: Estadio Santiago Bernabeu
SIARAN: Vidio, SCTV (platform resmi lainnya)
Kedua Tim Diprediksi Mencetak Gol
Suasana kurang harmonis sedang berkembang di Real Madrid setelah kepergian Xabi Alonso. Los Blancos telah menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim, namun masa jabatannya dimulai dengan bencana berupa tersingkirnya secara memalukan dari Copa Del Rey oleh tim divisi bawah, Albacete.
Kemenangan 2-0 di akhir pekan atas tim zona degradasi Levante tidak banyak meredakan ketegangan, karena penampilan tersebut disambut dengan cemoohan dan siulan luas dari para penonton, yang jelas tidak senang dengan arah klub saat ini. Real juga menunjukkan kerentanan di Liga Champions musim ini, kebobolan tujuh gol dalam enam pertandingan fase grup mereka.
Mereka menghadapi tim Monaco yang sepenuhnya sadar akan masalah di luar lapangan yang melanda tuan rumah dan siap memanfaatkan rendahnya kepercayaan diri mereka. Monaco telah melihat kedua tim mencetak gol dalam empat pertandingan terakhir mereka, dan kebobolan 10 gol dalam tiga pertandingan tandang UCL musim ini.
Real Madrid hanya mencatatkan satu clean sheet dalam lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dengan satu-satunya clean sheet itu datang saat melawan Levante. Kerentanan mereka saat ini, dikombinasikan dengan suasana tegang yang diperkirakan, memberikan peluang bagi Monaco untuk memanfaatkan saat mereka bertujuan untuk melaju ke babak berikutnya.
Kylian Mbappe: Mencetak Gol atau Memberikan Assist
Kylian Mbappe mencetak gol dalam kemenangan 2-0 Real Madrid atas Levante dan tampil konsisten di depan gawang musim ini. Mbappe telah mengemas 31 gol dalam 29 penampilan di semua kompetisi musim ini, dengan sembilan dari gol-gol tersebut datang hanya dalam lima start di Liga Champions.
Ia rata-rata melepaskan 6,53 tembakan per 90 menit di Liga Champions musim ini, yang lebih tinggi dari pemain lain di kompetisi tersebut, dan ini menunjukkan bahwa ia secara teratur mendapatkan pasokan bola dan tidak takut untuk mengambil tembakan dengan probabilitas rendah. Ia juga menjadi eksekutor penalti, di mana tiga gol UCL-nya berasal dari situasi tersebut.
Mbappe belum sepenuhnya menunjukkan kemampuan kreatifnya di Eropa, tetapi ia telah mencatatkan empat assist dalam 19 penampilannya di La Liga musim ini. Ia telah melampaui total golnya dari Liga Champions musim lalu (tujuh) dan dapat menambah performa menjanjikannya, sebagai ancaman gol terbesar Real.
Analisis Andy Robson untuk Liga Champions Selasa Ini
Inter Milan vs Arsenal
Lautaro Martinez: Setidaknya 1 tembakan tepat sasaran
Nicolo Barella: Setidaknya 1 pelanggaran
Real Madrid vs Monaco
Kedua tim diprediksi mencetak gol
Kylian Mbappe: Mencetak gol atau memberikan assist
(LC/GN)
sumber : news.paddypower.com
Leave a comment