Tyrese Maxey Diumumkan Sebagai Starter NBA All-Star 2026
Pagi yang Bersejarah
Seperti banyak pemain NBA lainnya, rutinitas prapertandingan Tyrese Maxey termasuk tidur siang setelah sesi latihan. Tepat pada pukul 14.00 WIB, saat liga mengumumkan nama-nama starter untuk NBA All-Star Game 2026 di Los Angeles, Maxey tertidur.
Kegembiraan Rekan Setim
Berita mengenai pencapaian tersebut membuat semua orang bersemangat, termasuk rekan setim rookie VJ Edgecombe yang terus menghubungi Maxey.
“Saya sudah mengatur alarm untuk jam 2. Jika dia tidak terpilih sebagai starter, saya akan protes,” kata Edgecombe.
Kendala Tidur Siang
Namun, Maxey tidak menjawab telepon tersebut. “Ketika dia menelepon, saya berpikir, ‘Kenapa dia menghubungi saya?’ dan saat saya angkat, dia berteriak sembari menunjukkan TV,” ujar Maxey sebelum pertandingan. “Kemudian ibu saya menelepon dan saya bilang, ‘Tunggu, saya mau tidur lagi. Saya ada pekerjaan malam ini.'”
Hari yang Berhasil
Maxey merasa bersyukur dan terhormat dengan pencapaian ini, tetapi fokus utamanya tetap pada permainan. Tak ada cara yang lebih baik untuk mengakhiri hari daripada membantu timnya menghentikan kekalahan beruntun dua pertandingan dengan kemenangan 113-104 atas Indiana Pacers pada hari Martin Luther King Jr.
Statistik Memukau
Di musim NBA yang keenam, Maxey kini menjadi starter All-Star. Ini akan menjadi penampilan keduanya di acara tersebut. Dia berhasil meraih pencapaian ini berkat penampilan yang konsisten, mencatatkan rekor tertinggi dalam semua kategori: poin, assist, rebound, steal, block, dan three-point per game. Maxey berhasil meraih suara terbanyak keempat secara keseluruhan, kedua di konferensi, dan terbanyak untuk pemain kelahiran Amerika.
“Terima kasih, warga Amerika. Saya sangat menghargai kalian,” kata Maxey.
Performa di Lapangan
Meskipun bukan permainan terbaiknya, Maxey mendapat tekanan dari Pacers dalam tiga kuarter pertama dan berhasil mengubah pertahanan menjadi serangan. Dia mencetak 29 poin, delapan assist, dan mencatat rekor delapan steal, menjadi pemain kesepuluh dalam sejarah Sixers yang mencatatkan setidaknya delapan steal dalam satu pertandingan.
Defensif yang Mengagumkan
Maxey juga merekam satu block dan rata-rata lebih dari satu block per game musim ini. Jika dia bisa mempertahankan rata-rata tersebut, dia akan menjadi pemain pertama dengan tinggi 6 kaki 2 inci atau lebih rendah yang mencapainya dalam sejarah liga.
“Ini mirip dengan cara saya bermain di sekolah menengah. Saya bisa mencuri bola, baik lewat passing lane maupun steal on-ball,” ungkap Maxey. “Saya ingin memberikan dampak di sisi defensif dan saya rasa saya sudah melakukannya tahun ini.”
Bonding dengan Rookie
Dengan melihat kesuksesannya, banyak yang berharap Edgecombe juga akan merasakan pengalaman serupa di masa mendatang. Meski sempat ada ketegangan dalam tim, keduanya saling mendukung dan ingin meraih kemenangan.
Edgecombe sangat menghargai kesempatan untuk bermain bersama Maxey. “Etos kerja, kepemimpinan, karakter, dan gaya permainannya sangat menginspirasi. Dia adalah pemain luar biasa dan saya bisa belajar banyak darinya setiap hari,” katanya.
Warisan yang Diteruskan
Maxey kini berada di posisi yang dulu dipegang oleh Joel Embiid dan Ben Simmons. Embiid, yang telah tujuh kali menjadi All-Star, memberikan pujian kepada Maxey, “Ini pencapaian yang luar biasa, terutama sebagai starter. Ini hanya awal dari perjalanan kariernya dan merupakan bukti kerja keras yang telah dia lakukan.”
Dampak Kesuksesan
Pencapaian Maxey sebagai starter All-Star jelas membawa dampak positif bagi timnya dan menunjukkan betapa cepatnya ia berkembang sebagai pemain. Dengan performa yang terus meningkat dan kerja kerasnya, Maxey menjadi tulang punggung tim yang diharapkan dapat membawa mereka meraih lebih banyak kesuksesan di musim ini.
(BA/GN)
sumber : www.libertyballers.com
Leave a comment