LeBron James: Usia 41 dan Penurunan Performa
LeBron James kini berusia 41 tahun, dan semakin terlihat bahwa usia mulai memengaruhi penampilannya. Meskipun masih mampu menunjukkan momen kejayaan, sudah jarang kita melihat aksi memukau seperti di masa jayanya. Langkah pertamanya tidak secepat dulu, dan dia lebih selektif dalam memilih momen untuk beraksi. Hal ini mungkin tidak menghapus statusnya sebagai legenda, namun jelas menunjukkan bahwa akhir karirnya semakin dekat.
Statistik dan Performa
Dari segi statistik, LeBron masih produktif dengan rata-rata 22,6 poin per pertandingan. Namun, angka ini dicapai hanya dalam 24 pertandingan dan terasa lebih sebagai output terkendali daripada dominasi. Ada kalanya ia berhasil menampilkan permainan klasiknya yang membuat penonton bersemangat, namun di sesi berikutnya, tubuhnya seolah tidak mampu pulih seperti dulu. Bahkan mantan legenda NBA pun menyadari perubahan ini.
Pandangan Gilbert Arenas
Gilbert Arenas memberikan tanggapan mengenai LeBron dalam program YouTube-nya. Dia merespon pendapat seorang penggemar yang berargumen bahwa James bukan lagi pemain Top 10. Arenas pun dengan ciri khasnya menanggapi pernyataan itu.
“Tentu saja! Dia sudah berusia 41 tahun. Dia seharusnya berada di fase ini. Ini adalah usia yang wajar bagi seorang pemain untuk tidak lagi menjadi pemain Top 10,” ujar Arenas. “Saya tentunya berharap bahwa di NBA, panggung terbesar di dunia, seorang pemain berusia 41 tahun tidak lagi berada di urutan Top 10. Itu menggambarkan banyak tentang NBA jika itu terjadi.”
Ranking Arenas untuk LeBron
Arenas menyatakan bahwa jika harus memberi peringkat, LeBron berada di kisaran 15-22 sebagai pemain terbaik di NBA saat ini. Ia menekankan bahwa peringkat tersebut cukup fair, terutama mengingat performa LeBron yang sekarang. Hal ini menunjukkan bahwa status All-NBA yang biasanya dia dapatkan tampaknya sulit diraih saat ini, terutama bagi pemain yang banyak absen di lapangan.
Menyikapi Masa Depan
Dalam konteks saat ini, diskusi mengenai LeBron James seharusnya lebih kepada harapan dan perannya dalam tim. Ia mungkin tidak lagi bisa mengandalkan stamina untuk bermain selama 48 menit, namun masih mampu memengaruhi jalannya permainan dalam waktu singkat.
Kita kini sedang menuju era pasca-LeBron. Apakah kita sudah siap? Kehilangan sosok The King pasti akan menciptakan kekosongan yang sulit untuk diisi di dunia olahraga.
(BA/GN)
sumber : thesportsrush.com
Leave a comment