Realita Berat untuk Jonathan Kuminga dari Manajer Umum Warriors
Manajer umum Golden State Warriors, Mike Dunleavy, memberikan pernyataan yang cukup tegas mengenai permintaan trade dari Jonathan Kuminga. Permintaan tersebut muncul setelah Kuminga tidak lagi menjadi pilihan utama dalam skuad Warriors.
Permintaan Trade Kuminga
Jonathan Kuminga mengajukan permintaan trade sejak ia dapat diperdagangkan pada 16 Januari. Ketidakpuasan Kuminga dengan perannya di tim diungkapkan setelah NBA insider Shams Charania melaporkan bahwa hubungan Kuminga dengan pelatih kepala Steve Kerr tergolong “retak dan sulit diperbaiki.”
Pemain muda ini sudah mulai dibicarakan sebagai kandidat trade sejak akhir musim lalu ketika waktu bermainnya berkurang, dan kini kembali tersisih dari rotasi Kerr akibat penampilan yang tidak konsisten.
Peluang untuk Menunjukkan Kemampuan
Kuminga mungkin mendapatkan lebih banyak menit bermain setelah veteran Jimmy Butler dipastikan absen sepanjang musim karena cedera ACL. Warriors jelas membutuhkan pengganti untuk pencetak gol terbanyak kedua mereka, dan Kuminga menunjukkan performa yang baik ketika berperan lebih dominan dalam permainan, terutama saat Steph Curry mengalami cedera di playoff lalu.
Respon Manajer Umum
Dunleavy mengungkapkan pandangannya mengenai permintaan trade Kuminga ketika ditanya pada hari Rabu. “Saya tahu tentang permintaan itu. Namun, saat mengajukan permintaan, harus ada permintaan di pasar,” ujar Dunleavy. “Kita lihat perkembangannya.”
Dia juga menekankan bahwa timnya bersedia membantu setiap pemain untuk mencapai potensi terbaiknya. “Kami ingin bekerja sama dan membantu setiap pemain di roster kami. Kami menghormati keinginannya, namun kami harus melakukan yang terbaik untuk organisasi,” lanjut Dunleavy.
Dunleavy berharap Kuminga menyadari peluang yang ada dengan absennya Butler. “Saya harap ia mau bermain dan berkomitmen. Ia selalu tersedia, dan saya percaya ada jalan bagi dia untuk membantu kami meraih kemenangan,” jelas Dunleavy.
Performa Warriors
Warriors saat ini tengah berjuang setelah menderita kekalahan 145-127 dari Toronto Raptors. Immanuel Quickley menjadi bintang pertandingan dengan mencetak 40 poin, serta mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama di NBA yang meraih lebih dari 40 poin, 10 assist, dan 5 three-pointer dengan akurasi di atas 80% dari lapangan.
Sementara itu, tim lain juga menunjukkan performa mengejutkan. Luka Doncic mencatat triple-double dengan 38 poin ketika Los Angeles Lakers berhasil comeback dari ketertinggalan untuk mengalahkan Denver Nuggets 115-107. Lakers mengamankan kemenangan berkat permainan solid di babak kedua.
Situasi saat ini menunjukkan betapa pentingnya setiap pemain dalam menjaga performa tim. Kuminga harus memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan kemampuannya di lapangan, terutama di tengah ketidakpastian mengenai posisinya dalam tim.
(BA/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
Leave a comment