Bayern Munich Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions, Kimmich Ungkap Kunci Kekuatan Baru Tim
Bayern Munich berhasil memastikan langkah langsung ke babak 16 besar Liga Champions setelah menundukkan Royale Union Saint-Gilloise dengan skor 2-0. Meski meraih kemenangan, performa Die Roten tidak sepenuhnya meyakinkan, terutama di babak pertama. Gelandang andalan, Joshua Kimmich, tetap tenang menanggapi penampilan tim dan memberikan pandangan menarik tentang perkembangan terkini skuad.
Kimmich menjelaskan bahwa meskipun target utama tim adalah mengontrol jalannya pertandingan sejak awal dan segera mencapai posisi yang nyaman, Bayern kini telah beradaptasi untuk menemukan jalur kesuksesan dengan cara lain. Fleksibilitas ini menjadi salah satu pembeda utama FCB musim ini.
Kemenangan yang Sulit Diraih
“Tentu lebih mudah jika Anda menentukan permainan di 30 menit pertama,” ungkap Kimmich secara terbuka.
Namun, sang gelandang menekankan bahwa faktor penentu saat ini adalah kondisi fisik tim. Menurutnya, Bayern kini mampu mendominasi dan menentukan hasil pertandingan di fase-fase akhir.
Pernyataan ini cukup menarik karena sedikit bertolak belakang dengan filosofi lama Bayern yang selalu ingin menentukan pertandingan sedini mungkin. Kimmich menegaskan bahwa kebugaran adalah keuntungan besar. Bayern, katanya, “tidak ada masalah dalam menentukan pertandingan mulai menit ke-60 dan seterusnya,” sebuah kemampuan yang telah mereka tunjukkan berkali-kali musim ini.
Sebagai contoh, ia menyebut laga melawan RB Leipzig belum lama ini, serta pertandingan melawan VfB Stuttgart, di mana FCB baru bisa mengamankan kemenangan di penghujung laga. Bagi Kimmich, jelas bahwa meskipun unggul 3-0 di awal pertandingan akan membuat segalanya lebih mudah, hal itu kini bukan lagi sebuah keharusan mutlak untuk meraih kesuksesan.
Menguasai Laga di Momen Krusial
Kimmich semakin memperjelas pandangannya terkait performa tim secara keseluruhan. Ia menganggap kritik terhadap fase permainan yang lebih lemah sebagai “mencari solusi.” Meskipun ia mengakui tidak semua berjalan sempurna, kemampuan tim untuk mengatasi fase sulit justru menjadi salah satu kekuatan terbesar mereka saat ini.
Pemain internasional Jerman ini menyoroti bahwa bahkan dalam pertandingan yang “di ujung tanduk,” FC Bayern seringkali mampu unggul di akhir laga. Pertandingan melawan Leipzig menjadi contoh yang sangat baik, di mana lawan juga memiliki peluang berbahaya dan Manuel Neuer harus melakukan penyelamatan krusial berkali-kali.
Bagi Kimmich, faktor penentu adalah kemampuan tim untuk memenangkan pertandingan-pertandingan 50:50. Beberapa elemen penting berperan di sini: semangat tim yang kuat, kualitas individu, serta para pemain yang telah tampil luar biasa selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan. Kombinasi ini memastikan FC Bayern meraih kemenangan meskipun tidak selalu mendominasi jalannya pertandingan.
Kedewasaan baru ini bisa menjadi sangat krusial menilik tantangan yang akan datang di Liga Champions. Di fase gugur, seringkali bukan performa sempurna yang menjadi penentu, melainkan kekuatan mental, kesabaran, dan efisiensi. Kimmich meyakini, kualitas-kualitas inilah yang kini lebih dari sebelumnya terwujud dalam diri skuad FC Bayern.
(SA/GN)
sumber : fcbinside.com
Leave a comment