Comeback Heroik Inter Milan: Gulung Pisa 6-2, Kokoh di Puncak Serie A
Inter Milan menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk kemudian menggulung tim promosi Pisa 6-2 pada Jumat malam. Kemenangan telak ini membuat Nerazzurri unggul enam poin di puncak klasemen Serie A.
Para penggemar yang memadati San Siro yang basah kuyup sempat dibuat terkejut oleh dwigol cepat Stefano Moreo. Gol pertama Moreo adalah tendangan cungkil brilian melewati kiper Inter Yann Sommer dari dekat garis tengah lapangan, diikuti sundulan yang menggandakan keunggulan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan kejutan besar bagi tuan rumah. Pada menit ke-11, Stefano Moreo memanfaatkan umpan buruk dari Yann Sommer dan dengan cerdik melepaskan tendangan yang melambung melewati kepala sang kiper ke gawang yang kosong. Sekitar pertengahan babak pertama, Moreo kembali menjadi mimpi buruk Inter saat sundulannya sukses menjebol gawang untuk kedua kalinya, membuat Pisa unggul 2-0.
Namun, penalti Piotr Zielinski pada menit ke-39 menjadi pemantik kebangkitan Inter di penghujung babak pertama. Momentum kebangkitan Inter berlanjut ketika duet lini serang mereka, Lautaro Martinez dan Pio Esposito, masing-masing menyundul bola dengan kuat untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2 saat jeda.
Di babak kedua, Inter mengunci kemenangan di 10 menit terakhir pertandingan. Federico Dimarco, Ange-Yoan Bonny, dan Henrikh Mkhitaryan secara berurutan melengkapi pesta gol Inter, memastikan kemenangan kesembilan dalam 10 pertandingan tak terkalahkan di liga.
Reaksi Pemain
Federico Dimarco, yang masuk tak lama sebelum gol penalti Zielinski, menyoroti pentingnya reaksi cepat tim.
“Ketika saya masuk, idenya adalah mencetak satu gol sebelum jeda dan setelah itu akan menjadi babak kedua yang panjang (bagi Pisa),” kata Dimarco. “Tetapi kami mencetak tiga gol, kami bereaksi dengan baik. Terkadang, ketika Anda bermain banyak pertandingan, Anda bisa menghadapi pertandingan dengan cara yang salah, tetapi penting untuk membalikkan keadaan.”
Dampak dan Konteks Klasemen
Kemenangan besar Inter ini memberikan tekanan signifikan pada rival perebutan gelar mereka, AC Milan dan Napoli, yang keduanya akan menghadapi laga tandang sulit akhir pekan ini.
Pesaing terdekat Inter, AC Milan, akan bertandang ke selatan pada hari Minggu untuk menghadapi Roma yang berada di posisi keempat. Roma, yang belum memenangkan laga profil tinggi, terus menunjukkan peningkatan di bawah asuhan Gian Piero Gasperini.
Sementara itu, Napoli tertinggal sembilan poin di posisi ketiga. Sang juara bertahan akan bertandang ke Turin pada hari Minggu setelah sebelumnya bermain imbang melawan FC Copenhagen yang bermain dengan 10 pemain, membuat mereka terancam tersingkir dari Champions League.
Di sisi lain, Pisa saat ini berada di dasar klasemen, hanya mengumpulkan empat poin dari 10 pertandingan terakhir mereka. Kekalahan telak ini datang setelah awal yang sempurna dalam pertandingan pertama mereka melawan Inter di San Siro sejak Oktober 1990. Tim asuhan Alberto Gilardino memang terlihat rapuh begitu Zielinski mencetak gol, dan Pisa akhirnya kebobolan jumlah gol yang sama dengan yang mereka alami lebih dari seperempat abad yang lalu saat terakhir kali bertemu Inter.
(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment