Berikut adalah artikel yang ditulis ulang untuk garisfinish.com:
Inter Pesta Gol Balik Dramatis Lawan Pisa, Federico Dimarco Ungkap Kunci Kebangkitan Tim
Inter Milan menunjukkan semangat pantang menyerah dalam laga Serie A yang mendebarkan melawan Pisa SC. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza pada Jumat, 23 Januari 2026, Inter berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol, dan akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan telak 6-2. Salah satu momen perayaan terlihat ketika Henrikh Mkhitaryan mencetak gol keenam Inter, merayakannya bersama Federico Dimarco, yang juga menjadi bintang dalam pertandingan tersebut.
Jalannya Laga Penuh Drama
Pertandingan melawan Pisa tidak dimulai dengan mulus bagi Nerazzurri. Inter Milan sempat tertinggal dua gol di awal laga, membuat suasana di Giuseppe Meazza sedikit tegang. Pelatih Cristian Chivu mengambil keputusan cepat dengan memasukkan Federico Dimarco sebagai pemain pengganti pada menit ke-34. Pergantian ini terbukti menjadi titik balik krusial.
Setelah Dimarco masuk, Inter seolah menemukan ritme mereka. Mereka berhasil mencetak tiga gol beruntun sebelum babak pertama berakhir, membalikkan kedudukan menjadi 3-2. Momentum positif ini berlanjut di babak kedua, di mana Inter menambahkan tiga gol lagi untuk memastikan kemenangan besar 6-2.
Sorotan pada Federico Dimarco
Federico Dimarco tampil memukau setelah masuk sebagai pemain pengganti. Ia tidak hanya menjadi pemicu kebangkitan tim, tetapi juga berhasil menyumbangkan satu gol dan satu assist, menjadikannya man of the match pada malam itu.
Dimarco mengakui bahwa timnya memulai laga dengan kurang baik, namun fokus untuk membalikkan keadaan sangat tinggi.
“Ketika saya masuk, satu-satunya hal di pikiran kami adalah memenangkan pertandingan, tidak ada yang lain. Kami memang tidak memulai dengan baik,” ujar Dimarco kepada DAZN.
“Idenya adalah mencetak setidaknya satu gol di babak pertama, dan kemudian babak kedua akan berjalan panjang. Lalu kami berhasil mencetak tiga gol dan tampil sangat baik. Hal ini bisa terjadi ketika Anda memainkan banyak pertandingan; terkadang Anda bisa salah dalam pendekatan, tetapi yang terpenting adalah membalikkan keadaan.”
Refleksi Pribadi Dimarco
Sejauh musim ini, Dimarco telah menjadi pemain kunci bagi Inter, dengan catatan lima gol dan sembilan assist dalam 20 penampilan di Serie A. Ia mengungkapkan bahwa performa cemerlangnya adalah hasil dari kerja keras dan refleksi pribadi yang mendalam.
“Saya selalu bekerja keras dalam latihan. Setelah periode buruk musim lalu, saya ingin memulai dari awal. Saya menghabiskan satu bulan di mana saya menghilang dari teman-teman saya, karena saya membutuhkan waktu untuk merenung,” tambahnya.
“Saya mencoba untuk memulai lagi sekuat mungkin, dan saya berhasil melakukannya. Saya mengisolasi diri untuk memikirkan di mana saya bisa meningkatkan diri. Tidak hanya di lapangan, tetapi juga secara personal. Saya senang.”
Posisi Inter di Puncak Klasemen
Kemenangan meyakinkan ini memungkinkan Inter Milan untuk memperlebar jarak di puncak klasemen Serie A. Saat ini, pasukan Cristian Chivu unggul enam poin dari AC Milan yang menempati posisi kedua. Rossoneri sendiri dijadwalkan akan menghadapi AS Roma di Stadio Olimpico pada Minggu malam waktu setempat.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment