Reaksi Pemain Olahraga Terkenal Usai Tewasnya Perawat Alex Pretti
Sejumlah bintang olahraga di Amerika Serikat mengutuk penembakan seorang perawat terdaftar, Alex Pretti, oleh agen federal di Minneapolis, yang terjadi pada hari Sabtu. Pretti, 37 tahun, menjadi korban kedua yang ditembak mati oleh agen federal di Minneapolis dalam waktu kurang dari tiga minggu, di tengah protes terhadap kebijakan imigrasi Donald Trump yang memanas di kota tersebut.
Kronologi Kejadian
Pihak senior pemerintahan Trump mengklaim Pretti berencana untuk melakukan “pembantaian” terhadap petugas federal dengan membawa pistol. Namun, rekaman video terkait insiden tersebut tampaknya bertentangan dengan klaim tersebut.
Reaksi Dari Pemain Basket
Tyrese Haliburton, bintang NBA dan guard Indiana Pacers, memberikan tanggapan di media sosial, menulis, “Alex Pretti dibunuh.” Sementara itu, bintang basket Angel Reese juga turut berkomentar dengan menyatakan “Berdoa untuk negara kita” di platform X.
Respons Dari Pemain NFL
Pemain NFL, Ryan Clark, yang pernah membela Steelers dan kini berkarier sebagai penyiar, juga memberikan penghormatan kepada Pretti melalui postingannya. Ia menulis, “Istirahat dengan tenang, Alex Pretti. Dia adalah seorang pahlawan. Doa untuk keluarga dan orang-orang terkasihnya. Kematian yang tidak masuk akal… LAGI!”
Dwight McGlothern Jr, cornerback dari Minnesota Vikings, juga menyuarakan ketidakpuasan terhadap keadaan di Minneapolis dengan menekankan bahwa “apa yang terjadi di Minnesota tidaklah benar.”
Partisipasi Dalam Aksi Protes
Alan Page, mantan pemain NFL yang juga menerima Presidential Medal of Freedom dari Trump pada tahun 2018, terlihat ikut berpartisipasi dalam protes menolak kebijakan imigrasi di Minneapolis baru-baru ini. Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan Page, yang menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Vikings, berada di antara pengunjuk rasa.
Penundaan Pertandingan NBA
Pertandingan NBA yang dijadwalkan antara Minnesota Timberwolves dan Golden State Warriors harus ditunda setelah kematian Pretti. Timberwolves bermain kurang dari dua mil dari lokasi kejadian, dan NBA menyatakan keputusan ini diambil untuk “mengutamakan keselamatan dan keamanan komunitas Minneapolis.”
Sejumlah tokoh NBA juga menggunakan kesempatan ini untuk berbicara setelah penembakan warganegara AS lainnya, Renee Good, awal bulan ini. Steve Kerr, pelatih Warriors, mengungkapkan keprihatinan dengan menyatakan, “Sangat memalukan, sebenarnya, bahwa di negara kita masih ada petugas penegak hukum yang melakukan pembunuhan dan tampaknya bebas dari konsekuensi.”
Pernyataan Keluarga Pretti
Keluarga Pretti menyatakan rasa duka yang mendalam, tetapi juga kemarahan mereka terhadap kejadian tersebut. Mereka mengatakan, “Kebohongan menjijikkan yang disampaikan tentang putra kami oleh pemerintah sangat tidak bisa diterima. Alex jelas tidak memegang senjata saat diserang oleh agen ICE yang dipenuhi kebencian.” Mereka menambahkan, “Dia memegang ponselnya di tangan kanan dan tangan kirinya yang kosong terangkat di atas kepalanya berusaha melindungi wanita yang baru saja dijatuhkan oleh ICE, sambil disemprot dengan semprotan merica.”
(BA/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment