Chicago Bulls Berjalan di Jalur Kemenangan
CHICAGO – Chicago Bulls kini berada di jalur yang positif setelah meraih empat kemenangan beruntun. Ini merupakan pertama kalinya mereka mencatatkan rekor di atas .500 sejak 24 November.
Membangun Momentum
“Kami berharap ini menandakan bahwa kami sedang membangun dan melakukan hal-hal dengan benar,” ujar Kevin Huerter, pemain guard Bulls.
Bulls akan menguji teori ini pada 26 Januari (27 Januari waktu Indonesia) ketika menjamu Los Angeles Lakers, yang juga tengah berupaya membangun momentum dengan tiga kemenangan dari empat pertandingan terakhir.
“Itu adalah hal yang tidak pasti, tapi itulah harapan kami,” ungkap LeBron James, bintang Lakers. “Kami harus mempersiapkan diri untuk Chicago… Kami harus melanjutkan perjalanan ini dengan baik.”
Performa Terakhir Lakers
Tanggal 25 Januari adalah pertandingan keempat dari delapan pertandingan dalam perjalanan mereka, yang terakhir berujung positif.
Setelah kalah 112-104 dari Los Angeles Clippers, Lakers bangkit dengan mengalahkan Dallas Mavericks 116-110 pada 24 Januari. Luka Doncic tampil gemilang dengan mencetak 33 poin, 11 assist, dan 8 rebound, sekaligus memberikan kontribusi defensif yang solid.
Walaupun Lakers meragukan momentum mereka, performa keras mereka belakangan ini memberikan harapan.
Cedera Tapi Tetap Berjuang
Marcus Smart, pemain Celtics, mengalami dislokasi jari telunjuk kanan akibat sebuah operan terdefleksi. Meski merasa kesakitan, ia berhasil memulihkan jari dan melanjutkan permainan.
“Ini adalah bagian dari permainan, dan begitulah diri saya,” kata Smart. “Saya adalah pemain yang tangguh. Apapun yang terjadi, saya ingin membantu tim.”
Kemampuan Tembakan Bulls
Belakangan ini, penggemar Bulls pandai merayakan setiap tiga angka yang dicetak. Pada 24 Januari, Bulls berhasil mencetak 21 tembakan tiga angka, termasuk tembakan Huerter yang menentukan kemenangan 114-111 atas Boston Celtics.
Selama rentetan kemenangan ini, Bulls telah mencetak minimal 17 tembakan tiga angka di setiap pertandingan, termasuk mencetak rekor franchise dengan 25 tembakan dalam kemenangan atas Clippers.
Coby White menjadi salah satu bintang, dengan mencetak 22 poin melawan Celtics, di mana delapan pemain Bulls mencatatkan angka dua digit.
Formasi Baru yang Menjanjikan
Pelatih Billy Donovan menilai bahwa mereka mungkin telah menemukan formasi terbaik dengan menghadirkan Jalen Smith dan Nikola Vucevic dalam line-up besar tim.
Menurut Huerter, fleksibilitas di posisi depan adalah kunci kekuatan Bulls saat mereka tampil maksimal. “Pemain-pemain kami semakin baik dalam melakukan tembakan, dan ini membantu,” ujar Huerter.
Pertandingan Selanjutnya dan Statistik
Musim lalu, Bulls berhasil menyapu bersih Lakers dalam dua pertemuan dan memiliki rekor 6-4 dalam sepuluh pertandingan terakhir melawan tim tersebut. Vucevic mencatatkan enam double-double dalam sepuluh pertandingan terakhir melawan Lakers.
Sementara itu, Doncic juga menjadi bintang dalam dua pertandingan melawan Bulls musim lalu dengan rata-rata 29,5 poin.
Isu di Sekitar Pertandingan
Dalam pertandingan NBA yang berlangsung pada 25 Januari, Stephen Curry mencetak 26 poin, membawa Golden State Warriors menang 111-85 atas Minnesota Timberwolves. Pertandingan ini sempat tertunda akibat situasi yang terjadi di Minneapolis.
Curry juga berhasil naik ke posisi 19 dalam daftar pencetak poin sepanjang masa dengan total 26.397 poin. Golden State pun merasakannya, karena laga dibuka dengan momen hening untuk mengenang korban yang jatuh dalam insiden di Minneapolis.
Menjelang pertandingan Bulls melawan Lakers, para penggemar berharap timnya dapat melanjutkan performa impresif dan memperkuat posisi mereka di klasemen NBA.
(BA/GN)
sumber : www.straitstimes.com
Leave a comment