Home Sepakbola Champions League Nih, Aturan Kartu Kuning UCL: Kapan Auto-Absen dan Kapan Bersih?
Champions League

Nih, Aturan Kartu Kuning UCL: Kapan Auto-Absen dan Kapan Bersih?

Share
Nih, Aturan Kartu Kuning UCL: Kapan Auto-Absen dan Kapan Bersih?
Share

Menjelang Fase Gugur Liga Champions: Ancaman Skorsing Kartu Kuning Mengintai Pemain Kunci

Kompetisi paling elite antar klub Eropa, Liga Champions, kini telah memasuki babak penentuan. Setelah melewati fase grup yang ketat, tim-tim terbaik bersiap untuk melangkah ke babak gugur. Setiap klub tentu berharap bisa melaju sejauh mungkin, tidak hanya untuk meraih kejayaan, tetapi juga untuk mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan. Namun, ada satu tantangan besar yang mengintai: potensi kehilangan pemain kunci karena akumulasi kartu kuning.

Menjelang fase gugur yang semakin ketat, manajemen dan pelatih wajib cermat memantau status kartu kuning para pemainnya. Satu kartu kuning tambahan bisa berarti absennya pemain bintang di laga krusial, yang tentu saja dapat menghambat ambisi tim. garisfinish.com mengulas lebih dalam mengenai aturan skorsing kartu kuning di Liga Champions dan siapa saja pemain yang berada dalam daftar pantauan.

Aturan Dasar Skorsing Kartu Kuning

Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) memiliki aturan yang jelas terkait akumulasi kartu kuning:

  • Seorang pemain akan otomatis menerima larangan satu pertandingan setelah mengumpulkan tiga kartu kuning yang tidak berujung pada kartu merah. Aturan ini berlaku sepanjang fase liga (grup) dan berlanjut hingga babak gugur sampai fase semi-final.
  • Setelah ambang batas tiga kartu kuning tercapai, pemain tersebut kemudian akan diskors untuk setiap peringatan ganjil berikutnya yang mereka terima, seperti kartu kuning kelima atau ketujuh. Ini bertujuan untuk mencegah pelanggar berulang kali melakukan pelanggaran taktis tanpa konsekuensi lebih lanjut.
  • Semua kartu kuning tunggal yang didapatkan selama fase grup akan dibawa ke babak playoff knockout, babak 16 besar, dan perempat final. Ini berarti, jika seorang pemain mengantongi dua kartu kuning di fase grup dan mendapatkan satu kartu kuning lagi di pertandingan babak 16 besar leg pertama, ia akan absen di leg kedua atau pertandingan berikutnya.
Baca juga:  Gawat! Kudus Cedera, Menepi Tiga Bulan.

“Amnesti” Kartu Kuning dan Skorsing Final

Ada pengecualian penting dalam aturan ini yang dikenal sebagai “amnesti” atau pembersihan kartu:

  • Semua kartu kuning akan dihapuskan setelah selesainya babak perempat final. Ini berarti kartu kuning tidak akan dibawa ke semi-final. Aturan ini memastikan bahwa tidak ada pemain yang akan melewatkan final Liga Champions karena akumulasi skorsing kartu kuning.
  • Meskipun kartu kuning dihapus sebelum semi-final, skorsing apa pun yang dijatuhkan selama leg kedua babak perempat final tetap harus dijalani di semi-final. Namun, karena kartu kuning dihapus bersih menjelang semi-final, seorang pemain hanya mungkin melewatkan final jika ia menerima kartu merah langsung atau akumulasi dua kartu kuning yang berujung kartu merah di semi-final.

Daftar Pemain Kunci yang Terancam Skorsing

Beberapa nama besar dari klub-klub top Eropa saat ini berada di bawah ancaman skorsing karena telah mengumpulkan dua kartu kuning di fase grup. Satu kartu kuning lagi di babak 16 besar bisa membuat mereka absen di pertandingan krusial berikutnya. Berikut adalah beberapa pemain yang patut diwaspadai:

  • Manchester City: Josko Gvardiol.
  • Arsenal: Declan Rice, Kai Havertz.
  • Real Madrid: Jude Bellingham, Eduardo Camavinga.
  • Barcelona: Ronald Araujo, Joao Felix, Raphinha, Sergi Roberto.
  • Inter Milan: Alessandro Bastoni, Hakan Calhanoglu, Kristjan Asllani, Davide Frattesi.
  • Paris Saint-Germain (PSG): Milan Skriniar, Manuel Ugarte.
  • Bayern Munchen: Alphonso Davies, Leon Goretzka.
  • Borussia Dortmund: Emre Can, Salih Ozcan.

Kehilangan salah satu dari pemain-pemain ini di fase gugur dapat menjadi pukulan telak bagi kampanye Eropa klub masing-masing. Kedalaman skuad akan menjadi semakin penting, dan para pemain harus menunjukkan disiplin ekstra agar tetap tersedia di setiap pertandingan krusial menuju tangga juara.

Baca juga:  Inilah yang dibutuhkan Newcastle United untuk lolos ke Liga Champions!

(LC/GN)
sumber : www.express.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Arsenal kebobolan! Havertz dan Martinelli hanya 4/10 di laga melawan Bournemouth.

Arsenal mengalami kekecewaan setelah kebobolan dalam laga melawan Bournemouth, di mana Havertz...

Milan 0-3 Udinese: Allegri akui ‘fans berhak boo’, tempat Champions League terancam!

Allegri mengakui bahwa fans berhak mengejek setelah Milan kalah 0-3 dari Udinese,...

Brentford dan Everton Berbagi Poin dalam Drama Empat Gol!

Brentford dan Everton menyuguhkan pertarungan seru dalam laga penuh drama, di mana...

Runtuhnya peringkat UEFA Italia, peluang tambahan untuk Liga Champions tipis.

Runtuhnya peringkat UEFA Italia menandakan tantangan besar bagi klub-klub domestik. Peluang tambahan...