Piala Dunia FIFA Singgah di Afrika Selatan: Panaskan Atmosfer Jelang 2026
Trofi Piala Dunia FIFA dijadwalkan tiba di Johannesburg, Afrika Selatan, pada Jumat, 30 Januari. Kedatangan trofi paling didamba di dunia sepak bola ini merupakan bagian dari Tur Piala Dunia global yang diselenggarakan oleh Coca-Cola, sebagai persiapan menyambut gelaran akbar tahun 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sambutan Meriah di Johannesburg dan Cape Town
Untuk menandai kedatangan trofi, sebuah acara makan malam gala telah dikonfirmasi akan berlangsung pada Jumat malam di Sandton Convention Centre. Acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie, Presiden Cyril Ramaphosa, serta beberapa mantan pemain legendaris Bafana Bafana.
Setelah Johannesburg, perjalanan trofi akan dilanjutkan menuju Cape Town pada akhir pekan. Ribuan penggemar sepak bola di kedua kota tersebut diharapkan tumpah ruah untuk menyambut dan melihat langsung lambang supremasi sepak bola dunia ini.
Pernyataan Tegas Afrika Selatan: Tak Ada Boikot Piala Dunia 2026
Dalam wawancaranya dengan SABC Sport, Menteri McKenzie memberikan penegasan mengenai partisipasi Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Ia membantah keras seruan untuk memboikot ajang empat tahunan tersebut.
“Saya, bersama Presiden Afrika Selatan, Bapak Cyril Ramaphosa, akan menerima trofi Piala Dunia. Kami mendorong semua orang untuk mengikuti perjalanan para pemain kami yang telah bekerja keras untuk lolos kualifikasi,” ujar McKenzie.
“Banyak orang menyerukan kami untuk memboikot Piala Dunia – itu omong kosong belaka. Kami tidak akan memboikot. Siyaya eMexico, Siyaya eCanada, Siyaya eAmerica. Jika Anda tidak ingin menonton, matikan televisi Anda,” tambahnya dengan tegas.
Pernyataan ini jelas menunjukkan komitmen Afrika Selatan untuk menjadi bagian dari pesta sepak bola dunia, sekaligus menepis segala spekulasi boikot yang mungkin beredar.
Sekilas tentang Piala Dunia FIFA 2026
Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan akan dimulai pada Kamis, 11 Juni, dengan pertandingan final yang direncanakan pada 19 Juli. Ajang ini akan menjadi turnamen pertama yang diselenggarakan di tiga negara tuan rumah sekaligus.
Salah satu pertandingan pembuka yang menarik perhatian adalah pertemuan antara tuan rumah bersama, Meksiko, dengan timnas Bafana Bafana. Laga ini akan mengulang kenangan edisi 2010 saat Afrika Selatan menjadi tuan rumah, di mana kedua tim juga saling berhadapan di pertandingan pembuka.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal kick-off spesifik dan stasiun televisi atau platform streaming resmi yang akan menyiarkan pertandingan di Indonesia (WIB) akan diumumkan mendekati waktu penyelenggaraan turnamen.
(WC/GN)
sumber : www.sapeople.com
Leave a comment