Williams F1 Gandeng Wilkinson Sword sebagai Mitra Grooming Resmi
Tim Formula 1 Williams telah mengumumkan kemitraan baru dengan Wilkinson Sword, menjadikan merek asal Inggris tersebut sebagai mitra resmi perawatan pria bagi tim yang bermarkas di Grove itu. Kerjasama ini diperkirakan akan membawa kampanye yang berdampak dan pengalaman baru bagi kedua belah pihak.
Logo Wilkinson Sword akan terpasang pada bagian hidung mobil (nose box), halo, dan penutup mesin FW48 yang sangat dinantikan, yang dijadwalkan akan diperkenalkan pada 3 Februari. Selain itu, branding Wilkinson Sword juga akan terlihat pada handuk, balaclava, serta helm yang dikenakan oleh pembalap Alex Albon dan Carlos Sainz.
Vowles: Dorong Performa Hingga Batas Tipis
Prinsipal Tim Williams, James Vowles, menyambut baik kemitraan ini. Ia menekankan kesamaan visi antara kedua entitas.
“Bagi Atlassian Williams F1 Team dan Wilkinson Sword, performa berarti mendorong batas dan berinovasi untuk masa depan. Kami bangga memiliki Wilkinson Sword di sisi kami saat kami mendorong performa hingga batas tipis,” ujar James Vowles.
Jonathan Norman, Direktur Pemasaran untuk Eropa di Edgewell Personal Care, juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini.
“Kami sangat bangga bermitra dengan Atlassian Williams F1 Team, salah satu tim paling ikonik di Formula 1, saat mereka melanjutkan perjalanan transformasi mereka baik di dalam maupun luar lintasan,” kata Norman.
“Ini adalah keselarasan yang alami dan menarik. Pada intinya, kedua merek didorong oleh performa, dibentuk oleh warisan Inggris, presisi, dan penguasaan, serta didefinisikan oleh kemampuan untuk berevolusi melalui periode perubahan sambil tetap setia pada apa yang membuat mereka khas,” tambahnya.
“Dengan menyatukan dua merek yang disatukan oleh pola pikir penantang yang sama, kami bersemangat untuk bergerak maju bersama dalam perjalanan ini.”
Fokus Williams Menuju Musim 2026
Kemitraan ini datang seiring dengan fokus Williams pada musim F1 2026 yang akan memperkenalkan regulasi baru yang signifikan. Tim baru-baru ini membuat keputusan untuk melewatkan tes pribadi di Barcelona menjelang musim 2026.
Sebagai gantinya, Vowles mengkonfirmasi bahwa tim akan sepenuhnya siap untuk menjalani tes di Bahrain, yang akan berlangsung pada 11-13 Februari, dan dilanjutkan pada 18-20 Februari. Setelah itu, Grand Prix pembuka musim, Australian Grand Prix, dijadwalkan pada 6-8 Maret. Keputusan ini menunjukkan dedikasi Williams untuk mengoptimalkan persiapan mereka di bawah kerangka regulasi baru yang akan datang.
(SA/GN)
sumber : www.motorsport.com
Leave a comment