Golden State Warriors Perkuat Roster Dengan Kembalinya Charles Bassey

Charles Bassey saat pertama kali bergabung dengan Philadelphia 76ers pada Oktober 2022.
Meski menghadapi sejumlah tantangan di level NBA musim ini, Golden State Warriors terus berupaya memperkuat tim dengan melakukan pengembangan pemain.
Pembangkitan Talenta Muda
Penampilan gemilang dari rookie guard Deivon Smith bersama G League affiliate Santa Cruz semakin menarik perhatian, sementara penandatanganan Nate Williams dengan kontrak dua arah dari affiliate Brooklyn Nets dianggap sebagai langkah cerdas yang berisiko rendah.
Santa Cruz juga secara diam-diam merekrut veteran forward/center Charles Bassey pada bulan Desember lalu, menambah kedalaman dan pengalaman di posisi frontcourt.
Namun, setelah menunjukkan performa yang mengesankan, Bassey dipinang oleh Philadelphia 76ers pada akhir Januari dengan kontrak 10 hari, menunjukkan tingginya permintaan terhadap big man produktif di G League.
Kembalinya Bassey ke Warriors
Karenanya Santa Cruz memiliki hak atas Bassey setelah mengakuisisi haknya dalam sebuah trade dengan Delaware Blue Coats, ia kembali ke organisasi Warriors setelah kontrak 10 harinya berakhir.
Pemain berusia 25 tahun ini tidak membuang waktu untuk memberikan kontribusi. Dalam waktu 33 menit melawan Rip City Remix, Bassey mencetak 24 poin, 10 rebound, dua assist, dua steal, dan satu block dengan akurasi tembakan yang efisien 11 dari 18.
Kembalinya Bassey memberi Golden State kesempatan berharga untuk mengevaluasi pilihan frontcourt berpengalaman yang masih memiliki potensi di usia mid-20-an.
Statistik dan Performa Bassey
Bassey telah berpartisipasi dalam 116 pertandingan NBA sejak memasuki liga sebagai pick putaran kedua pada tahun 2021, termasuk tiga tahun bermain bersama San Antonio Spurs, memberikan pengalaman yang jarang dimiliki oleh big man G League.
Selama periode barunya dengan Philadelphia, Bassey bermain dalam satu pertandingan NBA tapi tetap mendominasi di level G League bersama Blue Coats.
Dalam tiga penampilannya, ia mencatat rata-rata 21.0 poin, 15.3 rebound, 1.6 steal, dan 1.6 block dengan akurasi tembakan 62.5%, serta mampu mencetak 5 dari 9 tembakan tiga angka, menunjukkan kemajuan dalam keterampilan ofensifnya.
Konsistensi di G League
Di 11 pertandingan dengan Warriors musim ini, Bassey telah mencatatkan rata-rata 19.1 poin, 10.6 rebound, dan 2.1 block dalam 28.3 menit per pertandingan, menegaskan dirinya sebagai salah satu pemain interior paling berdampak di liga.
Rata-rata 11.8 rebound per pertandingan yang dicatatnya antara Santa Cruz dan Delaware menempatkannya di peringkat kedelapan di seluruh G League, sementara 2.2 block per pertandingannya menempatkannya di urutan ke-11, menunjukkan kehadiran defensif yang kuat.
Salah satu penampilannya yang paling mendominasi terjadi lebih awal tahun ini melawan tim lamanya, Austin Spurs, di mana ia mencetak rekor tertinggi musim dengan 34 poin dalam 34 menit. Dalam pertandingan tersebut, ia mencetak 13 dari 22 tembakan, berhasil membuat tiga tembakan tiga angka, dan menambahkan 13 rebound serta tiga block dalam penampilan yang menyeluruh.
Meskipun terus menunjukkan performa yang menonjol, Bassey tetap berada di kontrak G League standar dengan Warriors, karena kelayakannya untuk kontrak dua arah telah berakhir. Status ini membuatnya tersedia bagi tim-tim NBA yang membutuhkan kedalaman frontcourt tanpa kompensasi. Philadelphia telah memanfaatkan fleksibilitas ini, dan dengan terus mendominasi, kesempatan untuk mendapatkan panggilan NBA lainnya tampak semakin mungkin sebelum musim berakhir.
Seiring berjalannya musim, situasi seperti ini kian umum. Tim-tim sering mengandalkan kontribusi G League yang terbukti untuk perkuatan jangka pendek, dan berdasarkan trajektori saat ini, Bassey berada dalam posisi yang baik untuk mendapatkan panggilan lagi dalam waktu dekat.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment