Juventus Bantai Pisa 4-0 di Allianz Stadium
Jalannya Pertandingan
Juventus memulai laga melawan Pisa di Allianz Stadium pada malam yang krusial bagi posisi mereka di klasemen. Dengan Como mengalahkan Cagliari sebelumnya, Juve tahu mereka harus menang untuk tetap bersaing. Dalam 45 menit pertama, meskipun Juve lebih dominan, mereka gagal memanfaatkan peluang yang ada dan membuat Pisa sesekali terlihat berbahaya.
Pelatih Luciano Spalletti mengambil langkah strategis di babak kedua dengan merombak formasi tim, beralih ke sistem false 9 dan menggantikan striker yang kurang berkontribusi. Perubahan ini terbukti efektif, dengan Juve mencetak empat gol dalam 36 menit terakhir laga, sementara Pisa hanya memiliki satu upaya tembakan di babak kedua. Pertandingan berakhir dengan skor 4-0, memastikan Juve tetap bersaing menjelang pekan depan saat Roma dan Como bertemu.
Formasi dan Pemain Kunci
Spalletti kembali menurunkan Manuel Locatelli setelah masa hukuman, tetapi masih tanpa Emil Holm dan Dusan Vlahovic, yang diharapkan kembali pekan depan. Juventus memulai dengan formasi 3-4-2-1, dengan Mattia Perin di bawah mistar. Tiga bek di belakang adalah Pierre Kalulu, Bremer, dan Federico Gatti. Weston McKennie dan Andrea Cambiaso berperan sebagai wing-backs, sementara Locatelli berduet dengan Khéphren Thuram di lini tengah. Francisco Conceição dan Kenan Yildiz mendukung Jonathan David di lini depan.
Pisa yang terpuruk di dasar klasemen belum meraih kemenangan dalam 16 laga terakhir. Pelatih Oscar Hiljemark menerapkan formasi 3-5-2 dengan kiper Brasil, Nícolas, di belakang trio bek Arturo Calabresi, Antonio Caracciolo, dan mantan pemain muda Juve, Francesco Coppola. Wing-backs Mehdi Léris dan Samuele Angori mendukung lini tengah yang diisi oleh Marius Marin, Michel Aebischer, dan Malthe Højholt, dengan Stefano Moreo dan Rafiu Durosinmi di depan.
Gol dan Momen Penting
Di awal pertandingan, Juventus hampir kebobolan, tetapi Perin berhasil menepis peluang dari Moreo. Juve menguasai permainan, namun kurang beruntung dalam memanfaatkan peluang. Momen krusial terjadi di babak kedua ketika Spalletti mengganti David dengan Jérémie Boga, beralih ke formasi 3-4-3. Perubahan ini langsung membuahkan hasil. Cambiaso yang berperan penting dalam membuka skor setelah assist dari Yildiz.
Juventus segera menggandakan keunggulan ketika Locatelli mencetak gol setelah memanfaatkan rebound. Selanjutnya, Yildiz kembali mencatatkan namanya di papan skor sebelum Boga menutup laga dengan gol terakhir setelah melewati kiper Pisa.
Statistik Pertandingan
- Possession: Juventus 65% – Pisa 35%
- Tembakan: Juventus 15 – Pisa 3
- Gol: Cambiaso, Thuram, Yildiz, Boga
Dampak Pertandingan
Kemenangan ini memperkokoh posisi Juventus di klasemen sementara Serie A, memberikan dorongan moral menjelang pertarungan minggu depan. Dengan Roma akan saling berhadapan dengan Como, Juve memiliki peluang untuk mendekat dengan tim-tim di atas mereka jika terus tampil konsisten. Performa impresif di babak kedua menjadi modal berharga bagi Bianconeri untuk melanjutkan perjuangan di kompetisi ini.
(SA/GN)
sumber : www.blackwhitereadallover.com
Leave a comment