Home Basket NBA Analisis NBA: Michael Jordan Bisa Jago 3-Point Jika Dia Mau!
NBA

Analisis NBA: Michael Jordan Bisa Jago 3-Point Jika Dia Mau!

Share
Analisis NBA: Michael Jordan Bisa Jago 3-Point Jika Dia Mau!
Share

Analisis Kelemahan Tembakan Tiga Poin Michael Jordan

Ketika analis dan pemain melihat kembali karier Michael Jordan, mereka sepakat bahwa dia adalah pemain yang luar biasa. “Airness” menunjukkan kebesarannya di hampir semua aspek permainan, mulai dari pencetak gol elit, defender agresif, hingga pemain yang mematikan di mid-range dan dominan di area post. Namun, ada satu aspek dari permainannya yang sering diabaikan: kemampuan tembakan tiga poinnya.

Bola Basket di Era 90-an

Basketball di tahun 1990-an lebih fokus pada permainan fisik dan mendominasi di dalam cat ketimbang tembakan tiga poin. Meskipun Jordan melakukan tembakan tiga yang cukup banyak sepanjang kariernya, hal itu bukanlah bagian dari skillset yang bisa dianggap sebagai kelebihannya, termasuk oleh Jordan sendiri.

Narasi Tentang Kemampuan Tembakan Tiga Poin Jordan

Meski demikian, ada narasi yang terus beredar bahwa Jordan sebenarnya bisa menjadi penembak tiga poin yang mematikan jika dia mau. Analis Nick Wright membahas ide ini dalam acaranya yang berjudul What’s Wright, mengungkapkan seberapa tidak konsistennya Jordan sebagai penembak tiga.

“Orang menganggap bahwa kelemahan satu-satunya dalam permainan Michael adalah kemampuan menembak tiga poin yang dianggap kelemahan dengan pilihan. Seolah-olah jika dia mau, dia bisa jadi hebat seperti Shaq yang tidak pernah menembak.”

Wright menunjukkan statistik untuk mendukung argumennya, “Ada periode singkat ketika Jordan menjadi penembak tiga poin yang baik, terutama saat garis tembakan dipindahkan lebih dekat. Ketika garis dipindahkan ke belakang, dia turun dari 37% dengan 4 tembakan per game—yang sudah banyak untuk era 90-an—menjadi 23% dengan 1,5 tembakan per game.”

Diskusi Tentang Daya Tarik Statistik Ini

Sebenarnya, meskipun poin Wright terdengar akurat, diskusi ini tampaknya hanya ada untuk keperluan debat. Siapa yang benar-benar peduli jika Jordan bukanlah penembak tiga poin yang hebat? Fakta ini tidak mengubah pandangan banyak orang terhadap warisannya.

Baca juga:  Tanpa Luka Doncic, Lakers sambut Warriors tanpa Steph Curry!

Jika kita membalikkan pembicaraan dan bertanya apakah Stephen Curry bisa melakukan dunk tomahawk, apakah itu akan mengubah pandangan orang terhadapnya? Tentu tidak.

Statistik Setelah Pensiun

Wright juga tidak berhenti di situ. “Setelah tiga tahun pensiun, melihat para pemain menembak semakin banyak tiga poin dan atletisnya tidak seperti sebelumnya, dia (Jordan) kembali dengan persentase tembakan tiga poin sebesar 19%. Dia mungkin adalah pemain terbaik sepanjang masa, dan ada argumen kuat untuk itu. Namun ide bahwa dia hanya ‘memilih’ untuk tidak baik dalam satu aspek adalah salah.”

Perubahan Era dan Relevansi

Apa yang dibahas di sini mencakup dua hal. Pertama, perbedaan era. Pemain masa kini harus mampu menembak tiga poin, karena mereka akan kewalahan oleh tim seperti Celtics yang sangat ahli dalam menembak dari luar garis. Memahami bagaimana permainan telah berubah sangat penting, sama halnya dengan menghargai akar-aakar permainan tersebut.

Kedua, adalah volume cakupan dan konten yang ada. Wright bukan satu-satunya analis olahraga yang membutuhkan topik untuk dibahas dalam program mingguan mereka. Hari ini mereka membahas mengapa Michael Jordan, yang dianggap GOAT, bukan penembak tiga poin yang baik. Besok mungkin kita akan mendengar tentang Tom Brady yang buruk dalam berlari. Jordan tidak akan terlalu memikirkan hal ini, begitu juga TB12.

(BA/GN)
sumber : thesportsrush.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Celtics cetak rekor, 53 poin di kuarter pertama lawan Miami!
NBA

Celtics cetak rekor, 53 poin di kuarter pertama lawan Miami!

Celtics mencetak rekor luar biasa dengan 53 poin di kuarter pertama melawan...

NBA

VIDEO NUGGETS at JAZZ | FULL GAME HIGHLIGHTS | April 1, 2026

Judul: NUGGETS di JAZZ | HIGHLIGHTS PERMAINAN PENUH | 1 April 2026...

Steph Curry Ajar Warren Buffett Teknik Nembak di Makan Amal
NBA

Steph Curry Ajar Warren Buffett Teknik Nembak di Makan Amal

Steph Curry berbagi keterampilan menembak basket dengan Warren Buffett dalam acara amal,...

NBA

VIDEO PACERS at BULLS | FULL GAME HIGHLIGHTS | April 1, 2026

Judul: PACERS di BULLS | Sorotan Penuh Pertandingan | 1 April 2026...