Persoalan Visa Pedih di Piala Dunia 2026
Berbagai isu geopolitik yang sedang berlangsung menimbulkan tanda tanya besar terhadap pelaksanaan Piala Dunia 2026. Salah satu masalah utama adalah kemudahan bagi pemain, staf, dan penggemar dari negara tertentu untuk mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat.
Saat ini, sejumlah negara masih terdaftar dalam larangan perjalanan yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump. Di antara negara tersebut, Senegal, Pantai Gading, Haiti, dan Iran telah mengamankan tempat mereka di turnamen musim panas yang juga akan diselenggarakan di Meksiko dan Kanada.
Konflik yang meningkat antara AS, Israel, dan Iran membuat partisipasi Iran di turnamen kini diragukan. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan, “Tidak mungkin untuk mengharapkan keikutsertaan di Piala Dunia, tetapi keputusan final ada di tangan otoritas olahraga.”
Iran sebelumnya telah memboikot pengundian kompetisi pada akhir 2025, karena beberapa pejabat kunci Iran tidak mendapatkan visa untuk menghadiri acara tersebut. Kini, Haiti berpotensi menghadapi masalah serupa di musim panas mendatang.
Tim Jamaika Alami Masalah Visa Menjelang Pertandingan Melawan LA Galaxy
Tim Mount Pleasant dari Jamaika dijadwalkan untuk bertanding melawan LA Galaxy pada Rabu ini di Champions Cup. Namun, 10 pemain tidak dapat memperoleh visa untuk memasuki Amerika Serikat.
Diketahui bahwa terdapat enam pemain Haiti dalam skuad tim Liga Premier Jamaika ini, sehingga muncul masalah akibat larangan perjalanan yang diberlakukan oleh Trump. Selain itu, beberapa pemain Jamaika juga mengalami penolakan visa.
Direktur Olahraga Mount Pleasant, Paul Christie, menyatakan kepada Jamaica Observer:
“Kami tidak ingin hanya hadir dalam pertandingan, kami ingin bisa bersaing. Namun, kami tidak diberi kesempatan untuk tampil dengan maksimal. Ini bukan hanya tentang merek Mount Pleasant, tetapi juga tentang meraih prestasi untuk Jamaika.”
Sementara sebagian pemain Mount Pleasant mengalami penolakan visa, banyak dari mereka menghadapi masalah penjadwalan yang terbentur waktu. Beberapa jadwal wawancara hanya diatur setelah pertandingan melawan LA Galaxy. CONCACAF dilaporkan sedang bekerja sama dengan tim untuk menyelesaikan masalah ini.
Haiti dan Jamaika Mengincar Piala Dunia 2026
Dalam konteks Piala Dunia 2026, Haiti akan menghadapi skotlandia, Brasil, dan Maroko di fase grup, dengan ketiga pertandingan digelar di AS (Foxborough, Philadelphia, dan Atlanta).
Sementara itu, Jamaika memiliki peluang untuk lolos melalui pertandingan kualifikasi semifinal melawan Kaledonia Baru yang dijadwalkan pada 27 Maret. Ini juga berarti mereka berpotensi menghadapi masalah visa saat menuju turnamen tersebut.
Diketahui bahwa larangan perjalanan Trump seharusnya memiliki pengecualian untuk atlet, staf pendukung, dan kerabat dekat peserta. Pemerintah AS dapat memberikan izin masuk untuk acara besar seperti Piala Dunia, Olimpiade, atau acara olahraga lainnya. Namun, pengecualian tersebut tidak berlaku untuk pendukung yang bepergian.
Masalah visa yang dihadapi oleh sejumlah tim ini berpotensi mempengaruhi persiapan mereka menjelang Piala Dunia dan tentunya akan menjadi perhatian bagi semua pihak terkait dalam perhelatan akbar tersebut.
(WC/GN)
sumber : www.givemesport.com
Leave a comment