Evaluasi Tim dalam Fantasy Premier League di Tengah Libur FA Cup
Libur FA Cup menjadi momen yang tepat bagi manajer Fantasy Premier League (FPL) untuk menilai kemampuan defensif setiap tim, karena beberapa persepsi sebelumnya mulai berubah.
Contohnya, Wolverhampton Wanderers yang berada di posisi paling bawah tiba-tiba terlihat lebih tangguh, sementara Tottenham Hotspur mengalami penurunan performa.
Dengan memanfaatkan statistik dari Members Area, kita bisa mengetahui tim-tim mana yang harus menjadi target dalam memilih pemain. Selanjutnya, kita akan membahas beberapa pemain gelandang dan penyerang yang mungkin layak untuk dibeli.
ENAM MATCH TERAKHIR
Ketika mengidentifikasi pertahanan yang paling rapuh dalam beberapa aspek, pola-pola tertentu muncul, tapi ada juga beberapa catatan menarik:
- GOL YANG DITERIMA – Tottenham (15), Newcastle (14), Burnley (14), Fulham (11), Leeds (10)
- TANPA CLEAN SHEETS – Tottenham, Newcastle, Burnley, Fulham, Leeds, Chelsea
- EXPECTED GOALS CONCEDED (xGC) – Tottenham (12.47), Wolves (12.45), Leeds (10.97), Newcastle (10.88), Bournemouth (10.01), N Forest (10.00)
- SHOTS DITERIMA – Wolves (107), Tottenham (106), Sunderland (95), Brentford (86), Leeds (83), Burnley (83)
- SHOTS DITERIMA DI BOX – Tottenham (77), Wolves (68), Sunderland (59), N Forest (57), Brentford (57), West Ham (57)
- SHOTS ON TARGET DITERIMA – Wolves (33), Tottenham (32), Newcastle (31), West Ham (29), Leeds (28), C Palace (28)
- BISAR CHANCES DITERIMA – Newcastle (24), Wolves (22), Tottenham (20), Leeds (19), N Forest (18), Burnley (17)
Menariknya, Fulham tidak mencatat clean sheet dalam 11 pertandingan terakhir, sedangkan tetangganya, Chelsea, hanya punya satu clean sheet dalam 13 laga. Ini menjadi kabar kurang baik bagi pemilik Joachim Andersen (£4.5m), Trevoh Chalobah (£5.6m), dan Robert Sanchez (£4.9m).
Sementara itu, Bournemouth hanya kebobolan tiga gol dalam enam pertandingan terakhir, meskipun memiliki xGC yang cukup tinggi, yaitu 10.01. Sebagian besar kebobolan terjadi saat melawan West Ham United dan Everton.
AIM TIM UNTUK DITARGET
Dalam menjalani pertandingan mendatang, manajer harus mempertimbangkan tim-tim yang memiliki pertahanan rapuh atau performa kurang baik, terutama melihat enam laga terakhir untuk menentukan strategi tim di FPL.
Hal ini tentunya berpengaruh pada pilihan pemain yang layak dimasukkan ke dalam tim, dan akan membantu meningkatkan poin di FPL di sisa kompetisi ini.
Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai pertahanan tim, manajer dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dalam mendatangkan pemain baru untuk meningkatkan performa tim fantasy mereka.
(PL/GN)
sumber : www.fantasyfootballscout.co.uk
Leave a comment