Peran Ryan Nembhard yang Menyusut Jadi Pertanyaan Bagi Dallas Mavericks
Dallas Mavericks baru-baru ini melakukan langkah cerdas dengan menandatangani rookie berbakat, Ryan Nembhard, ke dalam kontrak standar. Keputusan ini mendapatkan banyak pujian, mengingat Nembhard telah menunjukkan performa melebihi ekspektasi setelah tidak terpilih dalam draft, dengan rata-rata mencetak 6.7 poin dan 4.9 assist per pertandingan hingga bulan Februari.
Sayangnya, meski sudah mendapatkan kontraknya, peran Nembhard di tim justru berkurang di bulan Maret. Sejak penandatanganan kontrak baru, pelatih Jason Kidd semakin jarang memainkan Nembhard. Setelah bermain selama 24 menit dalam kekalahan melawan Oklahoma City Thunder pada 1 Maret, waktu bermainnya berkurang menjadi 21, 14, 4, dan 5 menit dalam pertandingan-pertandingan berikutnya. Total, Nembhard hanya rata-rata bermain 13.8 menit per pertandingan di bulan Maret.
Rata-rata Waktu Bermain yang Menurun
Rata-rata 13.8 menit per pertandingan ini merupakan angka terendah kedua bagi Nembhard di bulan manapun musim ini, hanya lebih baik dari periode tiga pertandingan di bulan Oktober. Sangat ironis bahwa ia justru dimainkan lebih sedikit setelah mendapatkan kontrak standar, di saat pentingnya fase akhir musim seharusnya menjadi momen penentuan bagi dirinya.
Nembhard memang layak mendapatkan kontrak standar setelah sebelumnya ditransfer dari kontrak dua arah. Langkah ini sangat penting, mengingat pemain berpostur 5 kaki 11 inci ini menjadi salah satu pengendali bola sejati yang langka di Dallas. Namun, kontrak dua tahunnya juga mencakup opsi tim untuk musim 2026-27, yang berarti keberadaannya di Dallas tidak sepenuhnya terjamin setelah musim ini.
Dallas Masih Memerlukan Solusi di Posisi Point Guard
Final 18 pertandingan yang tersisa menjadi sangat krusial bukan hanya untuk Nembhard, tetapi juga untuk Mavericks. Dallas perlu menentukan apakah guard yang tengah bersinar ini adalah bagian dari masa depan tim. Dengan usia 23 tahun, Nembhard tentu cocok dengan timeline pengembangan tim, namun keyakinan akan nilainya di tim tetap menjadi pertanyaan.
Jika waktu bermainnya terus berkurang, tidak hanya penggemar Mavericks yang akan mempertanyakan perannya, tetapi juga manajemen. Dalam dua pertandingan terakhir, Kidd hanya menempatkan Nembhard di lapangan pada menit-menit akhir dalam situasi yang sudah tidak memungkinkan. Kontribusinya sangat berbeda jika dibandingkan dengan awal musim saat ia menjadi starter di 16 pertandingan antara akhir November hingga awal Januari.
Penting untuk dicatat, selama dua bulan dengan penggunaan tertinggi, yaitu di bulan Desember dan Januari, Dallas mencatatkan persentase kemenangan terbaik dan nilai net rating tertinggi. Walaupun ada faktor lain seperti kondisi Anthony Davis yang sangat baik selama bulan Desember, kontribusi Nembhard dalam kesuksesan itu sulit diragukan.
Meskipun memenangkan pertandingan di akhir musim mungkin bukan prioritas utama saat ini, meningkatkan posisi draft adalah hal yang penting. Dallas harus bisa menilai pemain mana yang cocok berpasangan dengan bintang masa depan, Cooper Flagg. Jika Kidd tidak memberikan Nembhard kesempatan lebih banyak sebelum memasuki offseason, hal ini bisa menjadi kesempatan yang terlewatkan jika Mavericks merasa tidak memiliki cukup data untuk mempertimbangkan opsi timnya.
(BA/GN)
sumber : thesmokingcuban.com
Leave a comment