Perkembangan Portland Trail Blazers di Musim Transisi
Portland Trail Blazers kini menjalani musim transisi. Meski perjuangan mereka untuk masuk playoff musim ini penuh semangat dan peluang pembelajaran bagi inti tim muda, harapan sebenarnya akan meningkat di musim depan. Dengan adanya perkembangan yang lebih lanjut, kembalinya Damian Lillard, dan kesempatan penuh untuk memperkuat skuad, ekspektasi akan melonjak.
Harapan di Balik Kegagalan Playoff
Jika Portland gagal mencapai target playoff tahun ini, masih ada harapan. Musim depan tampaknya memberikan peluang yang lebih besar untuk mengakhiri periode tanpa kemenangan tersebut. Namun, persaingan di kawasan barat tidak akan mudah. Salah satu tantangan utama adalah Golden State Warriors, yang juga mengalami masa transisi.
Kekuatan Wilayah Barat Akan Meningkat
Kevin Durant yang mengalami cedera ACL telah mengurangi peluang Warriors untuk berkompetisi lebih jauh. Ditambah lagi, Stephen Curry mengalami cedera lutut serius yang membuatnya absen selama 15 pertandingan terakhir. Meskipun Warriors berusaha mendatangkan Kristaps Porzingis di bursa transfer, fokus mereka kini lebih condong ke musim depan.
Tidak hanya akan mendapatkan kembali pemain yang sehat, namun juga ada kemungkinan Curry mengharapkan timnya mendapatkan pemain bintang untuk mendampinginya di bursa transfer musim panas. Marc J. Spears, seorang analis NBA, menyebutkan bahwa kemungkinan ada nama besar yang bergabung ke dalam tim.
“Saya rasa dia (Curry) tahu, entah itu Giannis Antetokounmpo atau LeBron James, pasti akan ada seseorang yang bergabung dengan dia, Jimmy, dan Draymond Green, asalkan dia masih ada di sana,” ujar Spears di 95.7 The Game.
Dampak Terhadap Portland Trail Blazers
Strategi yang diambil Golden State untuk mencari pemain bintang sangat relevan, mengingat mereka ingin memaksimalkan performa superstar mereka yang kini berusia 37 tahun. Untuk Portland, waktu tidak berpihak pada mereka. Tim ini juga merasakan urgensi untuk berbenah setelah kedatangan dua penjaga veteran di musim panas lalu. Lillard, Jrue Holiday, dan Jerami Grant hanya bisa bersama dalam kontrak selama dua tahun ke depan, sehingga harus cepat-cepat memaksimalkan potensi mereka. Terlebih lagi, ada kebutuhan untuk memanfaatkan kontrak Deni Avdija yang sangat bersahabat bagi tim.
Memang tidak mudah bagi Portland untuk menyeimbangkan dua timeline yang ada, mirip dengan yang dialami Golden State. Namun, dengan ambisi kedua tim untuk memperkuat kekuatan mereka menuju musim depan, terdapat ketegangan di antara keduanya. Menghadapi tim-tim tangguh seperti Oklahoma City dan San Antonio telah menjadikan Portland sebagai underdog untuk musim mendatang. Dengan daya tarik yang dimiliki Curry dan potensi penambahan bintang baru di Warriors, tantangan bagi Blazers semakin berat.
Untuk bisa bersaing, Portland harus bisa menambahkan kekuatan bintang mereka sendiri, sebagai satu-satunya cara untuk keluar dari persaingan yang ketat ini.
(BA/GN)
sumber : ripcityproject.com
Leave a comment