Palermo Berupaya Kembali ke Serie A, Niccolò Pierozzi Jadi Bintang Penting
Palermo tengah berusaha keras untuk kembali ke Serie A setelah sepuluh tahun. Setelah tujuh tahun dilarang berkompetisi di semua liga profesional dan harus memulai ulang sebagai klub phoenix di Serie D, Palermo kini berambisi mengambil kembali tempat mereka di liga teratas Italia. Salah satu pemain yang muncul sebagai kontribusi vital dalam perjalanan ini adalah Niccolò Pierozzi.
Perjalanan Awal di Fiorentina
Lahir pada 12 September 2001, Pierozzi jatuh cinta pada sepak bola sejak dini dan mulai bermain di lingkungan sekitarnya di Florence bersama saudara kembarnya, Edoardo. Setelah itu, ia bergabung dengan akademi Fiorentina. Pierozzi melesat melalui jenjang di La Viola dan menjadi salah satu talenta muda terbaik Italia setelah musim 2017/18 yang mencengangkan, di mana ia mencetak 10 gol dalam 25 penampilan untuk tim U-17. Ia juga menjelaskan perjalanan kariernya dengan meraih empat caps untuk tim nasional U-18 Italia pada 2019.
“Saya mulai bermain di lingkungan sekitar di Florence sebelum bergabung dengan akademi Fiorentina pada usia 10 tahun, dan mencapai tim Primavera. Ketika masih muda, saya tidak berpikir, ‘Saya pasti akan menjadi pesepak bola profesional.’ Namun, setiap tahun saya melihat diri saya masih menjadi salah satu pemain terbaik yang diinginkan Fiorentina. Ketika tiba di Primavera, saya merasa, ‘Mungkin saya bisa benar-benar menjadi seorang profesional di sini,’” ujar Pierozzi dalam wawancara eksklusif.
Sejak itu, Pierozzi menunjukkan kemampuannya sebagai sayap kiri, bertransformasi menjadi pemain serba bisa yang dapat beroperasi di berbagai posisi seperti bek kiri dan gelandang tengah. Ia memutuskan untuk meninggalkan Fiorentina pada 2021 dan memulai babak baru di Lombardy, berhasil mencetak delapan gol dan empat assist bersama Pro Patria.
Melangkah ke Serie A
Pierozzi kemudian bergabung dengan Reggina di Serie B, di mana ia berperan sebagai bek kanan. Ia membuat kontribusi signifikan dengan mencetak empat gol dan dua assist dalam 36 penampilan, menjadi salah satu bek paling menarik di division tersebut. Penampilannya yang konsisten membawanya dipanggil kembali ke tim nasional U-21 Italia pada Maret 2023.
Setelah melakoni debut di Fiorentina dan berkontribusi dalam perjalanan mereka di final UEFA Europa Conference League 2023-24, Pierozzi kemudian bergabung dengan Salernitana. Meski sempat mengalami cedera, ia berhasil mencetak satu gol dan satu assist, meski timnya terdegradasi.
“Sayangnya, degradasi bukanlah hal yang menyenangkan, terutama bagi penggemar yang hidup untuk warna klub. Namun, enam bulan itu sangat penting dan saya menyadari bahwa saya bisa bermain di Serie A. Sekarang, saya ingin membantu Palermo kembali ke Serie A,” jelasnya.
Fokus Mewujudkan Impian di Palermo
Pada musim ini, setelah menyelesaikan kompetisi Serie B, Palermo menargetkan untuk finis di empat besar. Saat ini, Palermo berada di posisi keempat, delapan poin di atas Catanzaro yang berada di posisi kelima. Tiga tim teratas akan otomatis promosi ke Serie A, sementara tim di posisi keempat akan mendapatkan bye ke semifinal playoff promosi.
“Banyak perubahan besar dibandingkan musim lalu. Lingkungan dan semangat tim jauh lebih baik. Kami belajar dari kesalahan tahun lalu dan berusaha untuk tampil lebih baik,” kata Pierozzi.
Setelah awal yang kurang baik di musim ini, Palermo mulai menemukan ritme permainan, mencatatkan 11 kemenangan dan empat hasil imbang dalam 16 pertandingan terakhir. Dengan mencetak lima gol dan membukukan tiga assist, Pierozzi telah menunjukkan perannya yang krusial dalam tim, bersaing dengan pemain kunci lainnya.
Apakah Pierozzi bisa memimpin Palermo meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya dan memperkuat peluang promosi mereka?
(SA/GN)
sumber : rg.org
Leave a comment