Champions League Bakal Ganti Pemasok Bola Mulai Musim 2027-28?
UEFA kini tengah menjajaki pasar untuk mencari pemasok bola resmi baru untuk kompetisi Champions League yang akan dimulai pada musim 2027-28. Ini menjadi langkah strategis dalam rangka memaksimalkan pemasukan dari sponsor bola pertandingan, dengan memanfaatkan audiens global yang besar.
Proses Tender untuk Pemasok Bola Baru
Pihak Relevent Football Partners dan UC3 yang merupakan kerja sama antara UEFA dan European Club Association, akan segera meluncurkan proses tender untuk hak bola pertandingan di semua kompetisi klub pria UEFA. Merek yang terpilih akan mendapatkan hak mulai dari musim 2027-28.
Motivasi utama di balik langkah ini adalah aspek finansial. UEFA ingin memaksimalkan pendapatan dari sponsor bola, terutama dengan audiens yang dilaporkan mencapai 1,18 miliar pada musim lalu.
Ada Apa dengan Adidas, Nike, dan Puma?
Selama 25 tahun terakhir, Adidas telah menjadi pemimpin dalam penyediaan bola resmi Liga Champions UEFA, setelah mereka mengambil alih hak dari Nike pada tahun 2001. Namun, dominasi ini tampaknya terancam, karena dilaporkan ada minat serius dari Nike dan Puma.
- Adidas: Brand asal Jerman ini tentu akan berjuang untuk mempertahankan posisi mereka, mengingat mereka juga menyuplai bola untuk kompetisi besar lainnya seperti European Championship dan FIFA World Cup.
- Nike: Merek ini pernah menjadi sponsor bola Liga Champions di akhir 1990-an sebelum kehilangan kontrak ke Adidas pada tahun 2001. Setelah baru-baru ini kehilangan kontrak di liga-liga top, Nike berusaha merebut kembali jejaknya di dunia sepak bola.
- Puma: Merek ini saat ini sedang berupaya menjadi disruptor dengan merebut banyak kontrak bola, termasuk Premier League dan La Liga dari Nike, serta mengamankan kontrak untuk Copa America 2024.
Puma juga mencatat bahwa bola adalah cara untuk terlibat dalam setiap pertandingan, menjadikan mereka pusat perhatian dalam industri sepak bola.
Saat ini, Decathlon merupakan pemasok bola untuk Liga Europa dan Liga Konferensi. UEFA dilaporkan terbuka untuk menggabungkan ketiga kompetisi tersebut dalam satu pemasok besar atau memisahkannya tergantung pada tawaran yang menghasilkan pendapatan terbanyak.
Dampak Pergantian Pemasok Bola
Jika Adidas kehilangan hak penyediaan bola, hal ini tentu akan mempengaruhi brand image dan keberlanjutan sponsor di kompetisi besar. Sementara itu, bagi Nike dan Puma, kesempatan untuk memasok bola resmi Liga Champions adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi mereka di pasar sepak bola global.
Kami ingin tahu, siapa yang Anda paling dukung untuk menjadi pemasok bola Liga Champions di tahun 2027 nanti? Apakah Adidas masih layak untuk mempertahankan “starball”, atau sudah saatnya bagi Nike atau Puma untuk mengambil alih?
(LC/GN)
sumber : www.footyheadlines.com


Leave a comment