Blake Griffin: Dari Lapangan ke Layar Kaca
Blake Griffin dikenal sebagai salah satu legenda NBA terfavorit dari era 2000-an. Setelah pensiun, mantan pemain nomor satu draft ini telah bertransformasi menjadi penyiar di Prime Video. Ia tampil bersama Steve Nash dan Dirk Nowitzki dalam acara pasca-pertandingan NBA yang dihadiri Taylor Rooks. Meskipun masih terlalu dini untuk membandingkannya dengan “Inside the NBA”, penonton menyukai interaksi dinamis antara keempat pembawa acara ini.
Talenta di Layar Kaca
Griffin menunjukkan bahwa ia tak kalah berbakat di depan kamera seperti saat bermain di lapangan. Kemampuan bercerita yang luar biasa membuatnya mampu menarik perhatian penonton. Dengan banyak momen bersejarah dalam kariernya, Griffin membagikan kisah-kisah menarik, termasuk saat ia berbicara tentang pertandingannya melawan Golden State Warriors.
Insiden yang Terkenal
Di antara momen terkenal dalam kariernya, ada klip di mana Griffin dengan sengaja menyiramkan segelas air ke arah seorang penonton di belakang meja skor saat bermain untuk Clippers. Dalam sebuah siaran, ia menjelaskan alasannya kepada Dwyane Wade, John Wall, Zach Lowe, dan Rooks.
“Saya sebenarnya mengenalnya. Ini adalah seorang penggemar Warriors yang duduk di kursi tepi lapangan, tepat di sebelah bangku kami. Itu adalah hal yang biasa kami lakukan di sekolah menengah. Kami akan membuka tutup botol air dan menyiramkan air ketika situasi pertandingan sudah jelas, membuat semua penonton berdiri bersamaan, dan air akan tersebar ke mana-mana,” ungkap Griffin.
Klip tersebut menjadi ikonik karena Griffin tidak hanya menyiramkan air ke penonton, tetapi juga melemparkan gelas kertas ke arahnya setelahnya.
Rivalitas yang Menggetarkan
Mengingat rivalitas antara Clippers dan Warriors di pertengahan 2010-an, tidak mengherankan jika Griffin merasa tertekan dengan penggemar saat bertanding melawan Warriors. Ia membantu Clippers meraih kemenangan di ronde playoff 2014 melawan Warriors, yang merupakan satu-satunya kekalahan di babak playoff Wilayah Barat yang mereka alami hingga kalah di tahun 2023 dari Los Angeles Lakers.
Namun, impian Griffin untuk meraih gelar juara terhenti di playoff 2015 ketika Clippers dipisahkan dalam beberapa musim mendatang. Meskipun tidak pernah meraih gelar NBA, ia meninggalkan banyak momen ikonik ditandai oleh aksi-aksi luar biasa di lapangan maupun interaksi menarik dengan penggemar.
Statistik Karier
Griffin mencatatkan rata-rata 19,0 poin, 8,0 rebound, dan 4,0 assist dalam 765 pertandingan musim reguler selama kariernya yang berlangsung 13 musim. Ia memilih tidak bergabung dengan tim Boston Celtics saat mereka meraih gelar NBA 2024, menyadari bahwa masa permainannya telah berakhir.
Peran Baru di Dunia Penyiaran
Saat ini, Griffin sepertinya telah menemukan peran yang tepat untuknya, menghibur jutaan penggemar yang menyaksikan siaran NBA hasil kerja sama dengan Amazon di tahun pertama kesepakatan hak siar baru mereka.
(BA/GN)
sumber : fadeawayworld.net
Leave a comment