Juventus Sukses Kembali Raih Kemenangan di Udinese
Luciano Spalletti mengungkapkan keterkejutannya dengan peran baru Jeremie Boga saat Juventus berhadapan dengan Udinese. Ia juga menekankan pentingnya Andrea Cambiaso untuk beradaptasi dengan perannya di lapangan.
Bianconeri datang ke pertandingan usai meraih kemenangan telak 4-0 atas Pisa, dan berharap bisa mendekatkan diri ke posisi empat besar. Pertandingan di Stadion Bluenergy berlangsung sengit, namun Boga tampil menonjol dengan mencetak gol ketiga dalam tiga pertandingan Serie A, berkat assist dari Kenan Yildiz.
Gol Francisco Conceicao sempat dibatalkan karena Teun Koopmeiners dianggap offside dan mempengaruhi permainan.
Spalletti Mengacungkan Jempol untuk Pendekatan Juventus

“Tim sudah tampil sangat baik, menjaga determinasi untuk segera menutup pertandingan. Kami juga mencetak gol kedua, tetapi itu tidak masalah karena kami melawan lawan yang sangat kuat,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Awalnya, Kenan Yildiz ditempatkan sebagai False 9, namun ia tampak lebih nyaman saat dipindahkan ke posisi sayap kiri dan Boga lebih sentral.

“Saya belum pernah menempatkan Boga di posisi itu, saya selalu memainkannya di sebelah kiri, tetapi ia mengejutkan saya dengan pergerakannya sebagai striker hari ini,” kata pelatih tersebut.
“Yildiz sebelumnya sudah saya katakan bahwa ia tidak sepenuhnya menikmati perannya sebagai penyerang pusat, sebab ia belum menguasai cara menghadapi penyerang yang terus membuntutinya.”
Kendala dan Solusi dalam Permainan
Kosta Runjaic mengakui bahwa Udinese kesulitan menghadapi umpan panjang dari Manuel Locatelli, yang menjadi awal gol bagi Juventus. “Para pemain melakukan pekerjaan baik dengan mengirimkan bola-bola panjang. Jika Anda membiarkan Udinese bertahan dengan nyaman, Anda akan kesulitan menerobos pertahanan mereka,” tambah Spalletti.

Andrea Cambiaso juga menghadapi tantangan dalam menemukan posisi yang tepat di lapangan, namun Spalletti melihat ada sisi positif di balik fleksibilitasnya. “Jika ia tidak berkeliaran di seluruh lapangan, saya tidak akan memainkannya,” jawab Spalletti saat mendapatkan kritik di studio Sky Sport Italia.
“Ini bukan hanya tentang ruang, tetapi juga setengah ruang, dan Anda membutuhkan pemain yang bisa menemukan dan menggerakkan pemain lain.”
Defensif yang Lebih Kuat
Bianconeri mencatatkan clean sheet untuk kedua kalinya berturut-turut. “Ketika kami lebih banyak menguasai bola, maka kami bertahan dengan lebih baik. Penguasaan bukanlah latihan permukaan, tetapi untuk menciptakan peluang, dan kami berhasil melakukannya hari ini,” ungkap Spalletti.
“Ini mencerminkan mentalitas kami, karena malam ini kami bermain seperti tim yang kuat.”
Hasil ini mengangkat Juventus ke posisi empat klasemen, melompati Roma dan Como, setidaknya untuk satu malam, tergantung hasil pertandingan berikutnya antara kedua tim tersebut.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment