PSG Luncurkan Koleksi Kedua PSG Limited Bersama Desainer dan Seniman Paris
Paris Saint-Germain (PSG) baru saja meluncurkan koleksi kedua dari PSG Limited, sebuah inisiatif kreatif yang menggabungkan dunia sepak bola dengan para desainer dan seniman independen di Paris. Setelah peluncuran perdana pada bulan Desember lalu, koleksi kali ini menghadirkan empat kemitraan eksklusif dan semakin menegaskan komitmen PSG untuk bertransformasi menjadi merek fesyen dan budaya, sekaligus sebagai institusi olahraga.
Empat Dunia Kreatif dalam Satu Kanvas Sepakbola
Pilihan dalam koleksi ini mencakup fesyen, aksesori, streetwear, dan seni rupa, yang menampilkan berbagai bentuk kreativitas yang beragam dan bukan hanya satu arah estetika.

Desainer Clémence Cahu dari label Cahu, yang dikenal dengan desain minimalis dan penggunaan PVC, mempersembahkan tas edisi terbatas yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan. Kolektif streetwear Berjalan di Paris yang terinspirasi dari gaya tahun 70-an, budaya hip-hop 90-an, dan fesyen jalanan Modern, juga ikut berkontribusi dengan koleksi kapsul yang terdiri dari jaket universitas, T-shirt, syal, dan topi baret yang khas.
Selanjutnya, rumah bordir Macon & Lesquoy yang terkenal dengan aksesori yang memadukan kerajinan, humor, dan puisi, meluncurkan serangkaian bros sulaman tangan edisi terbatas yang mengambil inspirasi dari dunia sepak bola. Sementara itu, seniman tipografi Pieter Ceizer, yang dikenal dengan dekonstruksi huruf menjadi komposisi pahatan, menawarkan interpretasi lambang klub dalam bentuk lanskap baja tipografi dengan motto klub “Ici C’est Paris”, yang membangkitkan aspirasi Liga Champions.
Koleksi PSG Limited kini dapat ditemukan di toko resmi PSG di Paris serta melalui platform online klub.
Tentang Para Penggiat Kreatif
- Cahu: Label fesyen Paris yang didirikan oleh Clémence Cahu dengan desain minimalis dan aksesori PVC.
- Berjalan di Paris: Kolektif kreatif yang menciptakan streetwear dengan sentuhan gaya vintage.
- Macon & Lesquoy: Merek aksesoris Paris yang ahli dalam pembuatan barang-barang sulaman tangan.
- Pieter Ceizer: Seniman Prancis-Belanda yang berkecimpung dalam seni tipografi dan pahatan.
Peluncuran koleksi ini menunjukkan bahwa PSG tidak hanya fokus pada prestasi di lapangan, tetapi juga berusaha menggabungkan olahraga dengan budaya dan fesyen, yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi citra klub ke depan.
(SA/GN)
sumber : www.sgieurope.com
Leave a comment