Kembalinya Max Strus: Penampilan Menggembirakan setelah Absen
CLEVELAND — Max Strus menjadi pemain terakhir yang masih berada di lapangan setelah pertandingan berakhir. Ini mungkin kebetulan, namun terasa berbeda. Strus sangat senang bisa kembali bermain bola basket setelah absen dari pertandingan NBA sejak 11 Mei.
Menjawab Pertanyaan dengan Emosi
Setelah melepas jersey, Strus menghadapi sesi tanya jawab dengan media. Kegiatan ini biasanya tidak terlalu disukainya, tetapi kali ini ia berbeda. Dalam lima menit menjawab pertanyaan, ia hampir tidak bisa menahan rasa harunya.
“Saya bekerja keras,” ungkap Strus. Setelah itu, ia perlu sejenak untuk mengumpulkan pikiran dan menguatkan suaranya yang mulai goyah. “Ini adalah perjalanan yang panjang, tetapi saya tahu satu cara untuk bekerja, yaitu dengan sekuat tenaga. Saya melakukannya setiap hari. … Saya hanya senang bisa bermain.”
Penampilan Memukau di Lapangan
Strus tidak butuh waktu lama untuk menunjukkan kehadirannya di lapangan. Saat pertama kali masuk pertandingan musim ini, dia disambut dengan gemuruh tepuk tangan dari penonton. Dalam serangan pertamanya setelah hampir setahun, ia berhasil mencetak three-point setelah menerima assist dari James Harden. Pada serangan berikutnya, ia kembali melakukan hal yang sama, kali ini dengan bantuan Dennis Schroder.
Three-point pertamanya membuat crowds bersorak, sementara yang kedua membuat mereka berteriak gembira.
Komentar Pelatih
Strus tidak hanya kembali, tetapi juga tampil lebih baik dari sebelumnya. “Ini adalah penampilan yang luar biasa setelah tujuh bulan tidak bermain di pertandingan NBA,” kata pelatih Kenny Atkinson. “Mungkin ini adalah yang terbaik yang pernah saya lihat.”
Statistik Menarik
Strus menunjukkan performa yang hebat dengan sukses mencetak enam dari tujuh tembakan three-point, menambahkan total 24 poin dalam 20 menit bermain.
“Inilah Max Strus yang kita kenal,” kata Donovan Mitchell setelah pertandingan. “Kemampuan menembaknya ada, tapi tindakan kecil lainnya juga sangat mengesankan.”
Dampak Kembalinya Strus
Strus tampak tidak kehilangan ritme sama sekali dalam kekalahan timnya melawan Dallas Mavericks. Ia memberi kontribusi melalui beragam cara, mulai dari menyerang lawan, membantu tim sebagai playmaker sekunder, hingga memberikan pengaruh positif di pertahanan. Semua hal ini sangat dibutuhkan Cavs selama ia absen.
Perjalanan kembali ke lapangan lebih berat dari yang dibayangkan. “Ini tidak seharusnya berlangsung selama ini, tetapi saya tidak dapat mengontrol bagaimana tubuh saya sembuh,” katanya. Estimasi awal setelah cedera pada bulan Agustus adalah ia bisa kembali sekitar Natal, tetapi ia harus menunggu tiga bulan lebih lama dari yang diperkirakan. Strus mengatakan ia bisa saja menghentikan seluruh proses untuk musim ini, tetapi ia bukan orang yang memilih jalan mudah.
“Dia telah menginvestasikan banyak waktu dan usaha dalam proses penyembuhan ini,” kata Mitchell. “Sangat mudah bagi seorang pemain untuk merasa putus asa, tetapi dia bukan tipe yang menyerah.”
Pandangan Baru
Strus mengakui keluarganya adalah dukungan terbesarnya selama masa-masa sulit ini. Pengalaman ini juga membawanya pada perspektif baru yang lebih positif dan bersyukur atas segala hal yang dimilikinya.
“Hidup menguji kita dengan cara yang tidak terduga,” ungkap Strus. “Tujuh bulan terakhir sangat sulit, tetapi saya kini lebih memahami siapa diri saya.” Ia menambahkan, “Ketika sesuatu diambil dari Anda, Anda belajar banyak tentang diri sendiri. Saya memahami betapa pentingnya ini bagi saya. Saya ingin kembali, memberikan dampak, dan membantu tim memenangkan pertandingan. Saya mencintai bola basket, dan saya sangat menyukai bermain bersama tim yang hebat.”
“Saya hanya senang bisa kembali.”
(BA/GN)
sumber : www.fearthesword.com
Leave a comment