Devin Haney Ajukan Dua Syarat Utama untuk Duel Ulang Kontra Ryan Garcia
Devin Haney telah melontarkan dua tuntutan tegas kepada Ryan Garcia terkait rencana super-fight potensial mereka yang mungkin terjadi akhir tahun ini. Pertarungan ulang ini menjadi salah satu yang paling dinantikan di dunia tinju.
Rival asal Amerika ini merupakan dua nama besar di seluruh olahraga tinju. Haney dikenal sebagai petinju kelas pound-for-pound, sementara Garcia adalah petinju dengan pukulan cepat dan bertenaga. Keduanya bahkan pernah bertemu di sirkuit amatir dan juga di level profesional. Pada pertemuan terakhir dua tahun lalu, KingRy mengejutkan The Dream dengan menjatuhkannya tiga kali sebelum meraih kemenangan mayoritas keputusan di Brooklyn.
Konteks Kontroversial Duel Sebelumnya
Pertarungan tersebut tidak lepas dari kontroversi. Garcia gagal memenuhi berat badan sebesar 3,5 pon, sehingga ia tidak memenuhi syarat untuk memenangkan gelar Haney. Selain itu, setelah pertandingan, Garcia terbukti positif menggunakan zat terlarang Ostarine. Akibatnya, Komisi Atletik Negara Bagian New York membatalkan kemenangan Garcia menjadi no-contest. Ia juga diskors selama satu tahun dan diperintahkan untuk mengembalikan sebagian dari bayarannya.
Bangkitnya Kedua Petinju
Terlepas dari kontroversi itu, kedua petinju telah menunjukkan kebangkitan luar biasa. Garcia kembali ke ring dengan kemenangan meyakinkan atas Mario Barrios baru-baru ini, merebut gelar juara kelas welter WBC milik El Azteca melalui penampilan yang disiplin dan matang. Sementara itu, Haney juga bangkit dengan kemenangan luar biasa atas petinju elit seperti Jose Ramirez dan Brian Norman.
Kini, mereka berpeluang untuk mengulang kembali pertarungan panas tersebut, asalkan Garcia bersedia memenuhi ultimatum dari Haney.
Dua Syarat Utama dari Haney
Devin Haney telah dengan jelas menyatakan dua tuntutannya kepada Ryan Garcia:
- Haney menginginkan pertarungan unifikasi terlebih dahulu.
- Garcia harus menerima tes anti-doping (performance-enhancing testing).
Perang Kata di Media Sosial
Perdebatan antara keduanya juga memanas di media sosial. Sehari setelah promotor Garcia, Oscar De La Hoya, menyatakan kepada DAZN bahwa ia bertekad untuk mewujudkan salah satu pertarungan terbaik yang bisa dihasilkan oleh dunia tinju, Garcia langsung menantang Haney.
“Tidak ada lagi omong kosong,” kata Garcia kepada Haney. “Kita bertarung setelah kamu melawan [Rolly Romero] atau diam saja b****.”
Haney pun membalas dengan tak kalah pedasnya.
“Daftar untuk tes narkoba, hoe. Lalu kita bisa bertarung setelah aku mengalahkan Rolly,” balas Haney.
Dukungan Promotor untuk Rematch
Perdebatan terbaru antara Haney dan Garcia ini mengikuti komentar Oscar De La Hoya di DAZN tentang keinginannya untuk mewujudkan pertarungan tersebut.
“Devin Haney memang pantas mendapatkan rematch, karena dia sudah banyak bicara dan penampilan terakhirnya sangat bagus,” ujar promotor tersebut.
“Apa yang dilakukan Ryan dalam pertarungan terakhirnya dengan Barrios, jelas seorang juara dunia, dia kembali—lebih baik dari sebelumnya, secara mental dan fisik. Saya ingin sekali melihat rematch itu; Haney vs Ryan Garcia. Ini sangat masuk akal. Mari kita wujudkan pertarungan ini,” pungkasnya.
Jika kedua syarat Haney terpenuhi dan negosiasi berjalan lancar, duel Haney vs Garcia jilid dua akan menjadi salah satu pertarungan paling ditunggu yang tidak hanya menawarkan aksi seru di atas ring, tetapi juga potensi penyelesaian dendam yang mendalam antara dua petinju top ini. Ini akan menjadi pertaruhan besar bagi Garcia untuk membersihkan namanya sepenuhnya dari kontroversi masa lalu, sekaligus bagi Haney untuk membuktikan dominasinya.
(OL/GN)
sumber : boxing-social.com
Leave a comment