Negosiasi Kontrak Brandin Podziemski Menjadi Tantangan Bagi Warriors

Steph Curry telah memimpin Golden State Warriors meraih empat gelar juara NBA.
Golden State Warriors diperkirakan akan menghadapi negosiasi kontrak yang rumit terkait guard muda mereka, Brandin Podziemski, yang akan memenuhi syarat untuk perpanjangan kontrak skala rookie musim panas ini.
Indikasi awal menunjukkan bahwa diskusi tersebut dapat mirip dengan negosiasi tegang yang dialami tim pada musim lalu.
Menurut Tim Kawakami dari San Francisco Standard, saat ini mungkin sudah terdapat perbedaan antara apa yang diinginkan Podziemski dan tawaran yang mungkin diberikan oleh Warriors.
“Ini akan menjadi negosiasi perpanjangan rookie yang menarik pada musim panas ini,” tulis Kawakami.
Pernyata, Warriors memiliki sejarah negosiasi kontrak yang rumit dengan pemain muda, termasuk Jonathan Kuminga yang mengalami masa-masa sulit dalam negosiasi kontraknya musim lalu.
Kedua pihak melalui proses diskusi yang panjang sebelum mencapai kesepakatan, dengan laporan saat itu menyebutkan adanya perbedaan pandangan mengenai nilai dan peran Kuminga di masa depan tim.
Kawakami menyarankan bahwa negosiasi Podziemski dapat mengikuti jalur yang sama.
“Saya tidak tahu apakah Podziemski layak mendapatkan lebih dari kontrak tiga tahun senilai $39 juta yang diterima Moses Moody pada Oktober 2024, tetapi saya yakin dia akan ingin lebih,” tulis Kawakami.
Pada saat yang sama, Kawakami menambahkan bahwa Warriors kemungkinan tidak akan mengejar jenis perpanjangan agresif seperti yang mereka lakukan kepada Jordan Poole.
“Saya juga relatif yakin Warriors tidak akan mau membayar Podziemski mendekati $123 juta seperti yang mereka bayarkan kepada Jordan Poole pada Oktober 2022,” ungkap Kawakami.
Jika kedua pihak tidak mencapai kesepakatan, Kawakami menyarankan situasi ini bisa berlanjut hingga kontrak rookie Podziemski berakhir.
“Apakah semua orang setuju jika tidak ada kesepakatan di siklus ini, dengan ketegangan yang meningkat, dan situasi ini berlanjut ke free agency terbatas pada Juli 2027?” tanya Kawakami.
Podziemski Melihat Dirinya Sebagai Wajah Masa Depan Warriors

Getty
Brandin Podziemski dan Stephen Curry merayakan sebuah basket.
Podziemski tidak pernah menyembunyikan ambisinya untuk memainkan peran utama dalam era tim ini setelah core saat ini, yang dipimpin oleh Stephen Curry, mulai bertransisi.
“Ketika mereka meninggalkan pertandingan ini, mereka harus meninggalkannya kepada seseorang,” kata Podziemski sebelumnya.
“Bagaimana saya bisa mendapatkan kepercayaan mereka? Mereka bisa pergi kepada Joe [Lacob] dan Mike [Dunleavy] dan bilang, ‘Hei, kami ingin meninggalkannya kepada dia.’”
Pemain berusia 23 tahun ini telah mengambil peran ofensif yang lebih besar musim ini, terutama ketika Curry dan veteran lain tidak bermain.
Podziemski Tampil Mengesankan dalam Peran yang Diperluas
Podziemski menunjukkan performa yang kuat.
Dia mencetak 25 poin, 5 rebound, dan 6 assist dalam kekalahan 110–107 dari New York Knicks, menandai dua penampilan berturut-turut dengan 25 poin setelah performa serupa melawan Minnesota Timberwolves.
Sejak menjadi starter pada 25 Februari, Podziemski rata-rata mencetak 18.4 poin, 6.9 rebound, dan 4.6 assist per game dalam sembilan pertandingan, dengan persentase tembakan tiga angka mencapai 38.5 persen.
Peningkatan peran ini juga membuatnya terlibat dalam situasi akhir pertandingan.
Melawan Knicks, Podziemski mencoba tembakan tiga angka step-back dengan Warriors tertinggal satu poin di detik-detik akhir. Namun, tembakan tersebut meleset yang mengakhiri pertandingan.
Meski hasilnya tidak menguntungkan, pelatih Warriors, Steve Kerr, memuji agresivitas pemain muda tersebut.
“Saya menyukainya,” kata Kerr. “Saya tidak mau memanggil timeout. Saya ingin bermain sesuai alur.”
“Sangat bagus, ambil tembakan tiga, serang balik,” tambah Kerr.
Warriors Masih Mengevaluasi Peran Jangka Panjang Podziemski
Sementara pertumbuhan Podziemski sudah terlihat, Kawakami menunjukkan bahwa Warriors masih mencari tahu bagaimana dia cocok dalam rencana backcourt jangka panjang mereka.
Golden State saat ini memiliki beberapa guard yang dapat memulai serangan, termasuk De’Anthony Melton dan Moody.
Kawakami juga mencatat bahwa masa-masa produktif Podziemski sering terjadi ketika berpasangan dengan playmaker utama yang lain.
Salah satu contohnya adalah saat bermain bersama Melton, yang tercatat menghasilkan rating net +14.6 dalam lebih dari 400 menit bermain bersama musim ini.
Dengan Podziemski yang terus menghadapi tanggung jawab yang semakin besar sementara Curry masih sidelined, Warriors kemungkinan akan menghabiskan sisa musim ini untuk mengevaluasi perkembangan serangannya.
Penampilan tersebut bisa menentukan bagaimana kedua pihak mendekati apa yang telah dikemukakan Kawakami sebagai negosiasi kontrak yang “menarik” pada musim panas ini.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment