Leeds United Tampilkan Pertahanan Hebat dalam Laga Imbang Melawan Crystal Palace
Daniel Farke mengapresiasi penampilan luar biasa tim Leeds United setelah mereka berhasil meraih hasil imbang 0-0 melawan Crystal Palace di Selhurst Park. Dalam pertandingan ini, Leeds harus bermain dengan 10 orang setelah Gabriel Gudmundsson menerima kartu kuning kedua di akhir babak pertama yang diperdebatkan.
Meski berada dalam tekanan, Leeds menunjukkan salah satu penampilan defensif paling disiplin yang terlihat di Liga Premier dalam beberapa tahun terakhir.
Usaha Defensif yang Bersejarah
Statistik menyoroti betapa luar biasanya performa Leeds. Sejak OPTA mencatat data pada musim 2003/04, Leeds United menjadi satu-satunya tim yang mendapat kartu merah di babak pertama dan tidak kebobolan satu tembakan tepat sasaran di pertandingan Liga Premier yang sama.
Meskipun harus bertahan lebih dari setengah pertandingan dengan satu pemain kurang, Leeds tetap terorganisir dan berkomitmen, membatasi upaya Palace yang tidak pernah mengancam Karl Darlow di bawah mistar.
Dalam 90 menit pertandingan, Leeds mencatatkan:
-
15 tekel
-
6 intersepsi
-
6 blok
-
55 sapuan
-
57 duel yang dimenangkan
Pertahanan ini merupakan hasil kerja sama semua pemain sehingga tuan rumah tidak mampu mencetak gol.
Bijol Memimpin Pertahanan
Di tengah usaha defensif, Jaka Bijol tampil menonjol dengan kontribusi pertahanan terbanyak di lapangan. Pemain internasional Slovenia ini mencatatkan 18 aksi defensif yang terdiri dari:
-
13 sapuan
-
4 tekel
-
1 intersepsi
-
3 pemulihan bola
Bijol secara konsisten berada di posisi yang tepat untuk menghadang serangan Palace, menguasai area penalti dan menjaga ketahanan defensif Leeds.
Ampadu Kuasai Duel
Kapten Ethan Ampadu juga menunjukkan performa hebat, terutama di duel fisik. Pemain asal Wales ini memenangkan 12 duel, sama dengan yang dicatatkan oleh bek Palace, Maxence Lacroix. Ampadu tidak terkalahkan dalam tujuh duel di tanah, dan juga meraih lima kemenangan dari tujuh duel udara, memberikan perlindungan penting di depan lini belakang.
Darlow Hadapi Latihan di Belakang
Di belakang lini pertahanan, kiper Karl Darlow berperan penting dalam memastikan Palace tidak mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran. Statistik menunjukkan bahwa tuan rumah tidak berhasil mengujinya, tetapi Darlow tetap melakukan penyelamatan krusial saat Palace hampir mencetak gol, yang pada akhirnya dianulir karena offside setelah tinjauan VAR.
Selain itu, Darlow juga mencatatkan 10 pemulihan bola, jumlah tertinggi di lapangan dan satu-satunya pemain dengan total dua digit di kedua tim. Antisipasi dan langkahnya membantu Leeds meredakan tekanan dan menjaga struktur defensif mereka di paruh kedua yang berat.
Dampak Pertandingan
Hasil imbang ini menegaskan komitmen tim Leeds United meski dalam kondisi sulit, dan menunjukkan bahwa mereka mampu untuk bersaing dengan tim-tim papan atas di Liga Premier. Kinerja defensif yang luar biasa ini diharapkan dapat membangun kepercayaan diri tim dalam laga-laga di pertandingan berikutnya.
(PL/GN)
sumber : www.leedsunited.com
Leave a comment