Sixers Takluk Besar di Denver
Philadelphia 76ers memulai perjalanan tiga pertandingan tandang dengan hasil buruk, jatuh 124-96 dari Denver Nuggets pada Selasa malam di Ball Arena.
Pencetak poin terbanyak bagi Nuggets adalah Christian Braun dengan 22 poin (7 dari 9 tembakan) dan Cam Johnson yang mencetak 18 poin (6 dari 8 tembakan). Nikola Jokic menyumbang 8 poin, 14 assist, dan 7 rebound, membantu timnya meraih kemenangan dan memperbaiki catatan menjadi 42-27.
Sementara itu, Sixers kini memiliki rekor 37-32. Poin terbanyak bagi Sixers diraih oleh MarJon Beauchamp yang mengoleksi 16 poin.
Namun, tim ini tidak diperkuat enam pemain karena berbagai alasan:
- Joel Embiid (keseleo oblique kanan)
- Tyrese Maxey (keseleo jari kelingking kanan)
- Paul George (diskors)
- Kelly Oubre Jr. (keseleo siku kiri)
- Jabari Walker (sakit)
- Johni Broome (pemulihan dari operasi lutut kanan)
Sixers akan melanjutkan perjalanan mereka dengan menghadapi Sacramento Kings pada Kamis malam dan Utah Jazz pada Sabtu. Berikut adalah beberapa pengamatan terkait kekalahan menyakitkan mereka dari Denver:
Jokic Mengatur Permainan, Sixers Terjebak Dalam Lubang Dalam
Di kuarter pertama, Jokic mencatatkan delapan assist, sementara Sixers hanya mengumpulkan lima assist sebagai tim. Pemain bintang Denver tersebut memberikan umpan kepada rekan-rekannya dengan beragam cara, baik dengan umpan terobosan maupun umpan kick-out kepada shooter yang siap. Sixers yang kehilangan banyak pemain tidak mampu memberikan jawaban defensif.
Nuggets memasuki pertandingan dengan peringkat penilaian ofensif terbaik NBA serta persentase tiga poin terbaik. Permainan mereka pun konsisten dengan statistik tersebut, ditandai dengan tiga angka dari Jamal Murray di akhir kuarter pertama yang membawa Denver memimpin 31-16.
Masalah Shooting Menyebabkan Kerugian Lain
Sixers tercatat hanya mencetak 2 dari 13 tembakan tiga poin saat Trendon Watford gagal menembak di awal kuarter kedua. Sementara itu, serangan Nuggets terus melaju dan menciptakan defisit yang semakin besar, dengan keunggulan maksimum mereka di kuarter kedua mencapai 33 poin.
Sixers menyelesaikan pertandingan dengan catatan buruk, 9 dari 41 tembakan tiga poin. Dalam empat pertandingan terakhir, mereka hanya berhasil mencetak 27 dari 126 tembakan tiga poin (21,4 persen).
Kesulitan dalam menembak ini berimbas pada berbagai aspek permainan lainnya, termasuk rebound defensif, pertahanan transisi, dan organisasi ofensif. Seperti yang terlihat dari hasil akhir, Sixers tidak unggul di mana pun pada pertandingan tersebut.
Babak Kedua Tanpa Ketegangan
Keseluruhan 11 pemain aktif Sixers bermain di babak pertama. Tyrese Martin tidak aktif.
Pemain dari kontrak dua arah, Beauchamp dan Dalen Terry, menyuplai beberapa momen positif bagi Sixers. Beauchamp sukses mencetak tiga tembakan pertamanya, semuanya tiga poin, dan bermain percaya diri sepanjang malam. Terry juga menyumbang beberapa poin dalam permainan.
Dengan posisi yang sudah tidak realistis, pelatih Nick Nurse memberi kesempatan kepada VJ Edgecombe untuk tetap bermain meskipun terjebak dalam masalah foul, yang membuatnya mencetak sembilan poin dengan 3 dari 12 tembakan, empat assist, dan tiga rebound dalam 23 menit.
Sixers berhasil mengalahkan Nuggets di kuarter ketiga, tetapi Nuggets tetap tidak perlu menurunkan pemain intinya di kuarter keempat. Nurse pun menyimpan pemain-pemain kunci di bangku cadangan, di mana Andre Drummond menjadi yang paling banyak bermain dengan 28 menit dari bangku cadangan.
Kekalahan ini memberikan sinyal bagi Sixers untuk mengevaluasi kinerja tim dan mempersiapkan diri sebelum pertandingan berikutnya. Dengan absennya beberapa pemain kunci, mereka perlu segera bangkit saat menghadapi Kings dan Jazz dalam waktu dekat.
(BA/GN)
sumber : www.nbcsportsphiladelphia.com
Leave a comment