Rekam Jejak Denver Nuggets Menjelang Playoff
Dengan musim postseason yang semakin dekat, Denver Nuggets menjaga catatan positif dengan 42 kemenangan dan 27 kekalahan. Mereka berusaha meraih posisi puncak di Konferensi Barat yang sangat kompetitif, meski harus menghadapi tantangan di tengah banyaknya cedera yang melanda pemain sepanjang musim ini.
Nikola Jokić sempat mengalami masalah pada lutut yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan. Sementara itu, Peyton Watson masih dalam proses pemulihan akibat cedera hamstring, dan Aaron Gordon juga belum bisa tampil karena masalah serupa.
Meski demikian, Jokić tetap menjadi tumpuan utama tim. Namun, absennya pemain kunci jelas memberikan dampak negatif pada eksekusi tim, terutama ketika pertandingan memasuki babak krusial di kuarter keempat. Hal ini bisa menjadi ancaman bagi ambisi Nuggets di playoff.
Kemenangan yang Menginspirasi, Kekalahan yang Menyedihkan
Baru-baru ini, Denver Nuggets menunjukkan performa comeback terbaik mereka musim ini dengan mengalahkan San Antonio Spurs. Pada 12 Maret, Denver berhasil membalikkan keadaan dari defisit 20 poin menjadi menang 136-131 dalam perpanjangan waktu. Jokić tampil cemerlang dengan 31 poin, 20 rebound, dan 12 assist, sementara Murray mencetak 39 poin dalam penampilan krusial, memperlihatkan potensi besar tim ketika semua berjalan sesuai rencana. Spencer Jones juga menyumbangkan 19 poin dari bangku cadangan dengan berbagai tembakan penting yang menjaga harapan kemenangan tetap hidup.
Namun, kekalahan di waktu-waktu krusial justru mengambil perhatian yang lebih, mengungkapkan masalah yang masih menghantui tim dalam menyelesaikan pertandingan.
Pada 9 Maret, kesalahan late-game kembali menghantui Nuggets saat bertemu Oklahoma City Thunder, dimana mereka kalah 129-126 setelah Shai Gilgeous-Alexander mencetak poin kemenangan. Beberapa hari kemudian, Luka Dončić mencetak tembakan buzzer-beater di perpanjangan waktu untuk memberikan kemenangan 127-125 bagi Lakers setelah Austin Reaves membuat permainan brilian untuk menyamakan kedudukan.
Kekalahan-kekalahan ini mengikuti pola yang sama: permainan solid selama tiga kuarter, namun terpuruk di momen-momen kritis. Pola ini jelas membuat frustrasi para penggemar yang melihat bakat tim namun tetap menyaksikan keunggulan hilang di saat genting.
Fakta Menarik Mengenai Masalah Akhir Pertandingan Nuggets
Data menunjukkan bahwa masalah akhir pertandingan yang dihadapi Denver Nuggets bukan tanpa dasar. Saat ini, Nuggets memiliki catatan hampir seimbang di momen kritis (17-18 hingga Rabu), yaitu dalam pertandingan yang ditentukan lima menit terakhir dengan selisih poin di bawah lima. Net rating mereka di momen-momen ini, yaitu -12,1, menempatkan mereka di posisi bawah liga.
Beberapa periode sejak kembalinya Jokić dari cedera lutut juga mengalami penurunan, mencatatkan rekor 6-13 dalam momen-momen krusial. Rating defensif mereka juga berada di posisi bawah liga, membiarkan lawan mudah mencetak poin di area cat. Rotasi defensif seringkali tidak konsisten, dan perlindungan ring hilang saat dibutuhkan.
Semua ini menjelaskan mengapa berbagai pertandingan ketat sulit untuk dimenangkan. Cedera yang menerpa terutama menyasar posisi pemain sayap dan frontcourt. Ketidakhadiran Watson menyisakan lubang besar dalam pertahanan sayap, sementara masalah pergelangan kaki Murray mengurangi kecepatan dan daya ledaknya di momen-momen penting. Gordon juga tak dapat membantu dengan kontribusinya akibat cedera hamstring.
Tanpa kondisi fisik yang optimal, susunan pemain utama jarang bermain bersama dalam waktu lama. Ketidakcocokan ini sangat terlihat di saat-saat genting di mana kepercayaan dan timing sangat berpengaruh.
Penyesuaian yang Sedang Dilakukan Nuggets
David Adelman mengambil alih kursi pelatih pada akhir musim lalu. Musim ini, ia berhasil mempertahankan performa tim meski tanpa kehadiran Jokić. Ia patut mendapatkan kredit atas kemampuannya membawa tim melalui masa-masa sulit tanpa MVP mereka.
Meski demikian, pengambilan keputusan dan eksekusi strategi di akhir pertandingan tampak belum seefisien tahun-tahun sebelumnya. Suara baru memberikan ide segar, namun pemain belum sepenuhnya bisa beradaptasi dengan perubahan saat berada di situasi krusial.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan Nuggets untuk mengurangi masalah akhir pertandingan mereka. Dalam pertahanan, closeout yang lebih baik dan rotasi yang lebih cepat akan menutup celah yang berpotensi dimanfaatkan lawan. Proteksi ring juga harus kembali optimal, dengan perbaikan di rotasi bantuan dan timing untuk menjaga agar lawan tidak mudah mencetak di area cat.
Di sisi serangan, tim perlu memperbaiki spacing, mempercepat keputusan saat melakukan pick-and-roll, serta meningkatkan pergerakan untuk membuka peluang bagi Jokić dan Murray. Menghindari tembakan heroik yang terpaksa dilakukan demi beralih pada permainan yang lebih sederhana dan efektif dapat mengurangi turnover dan peluang buruk. Perbaikan-perbaikan kecil ini dapat mengubah banyak kekalahan menjadi kemenangan.
Tanda-tanda positif pun mulai terlihat, salah satunya progres Watson yang mendekati kembalinya ke lapangan, sehingga memperkuat pertahanan sayap. Mudah-mudahan, Gordon dan Murray dapat kembali bugar dalam beberapa pekan ke depan, menambah daya ledak dan fleksibilitas tim. Dengan rotasi yang lebih sehat, para starter akan memiliki kesempatan lebih untuk membangun chemistry melalui menit bermain yang lebih banyak.
Nuggets telah menunjukkan bahwa mereka mampu bangkit dari jarak jauh dan menghadapi tantangan. Dengan inti tim yang tetap kuat dan semangat juang yang tinggi, masa depan yang lebih cerah bisa saja hadir saat menuju playoff.
(BA/GN)
sumber : theleadsm.com
Leave a comment