Lakers Hadapi Miami Heat Tanpa Kepastian Pemain Utama
MIAMI – Siapa yang bisa menyalahkan mereka?
Setelah tiba di Miami dan beristirahat di hotel tim setelah pukul 5 pagi waktu setempat, Lakers mencantumkan Luka Doncic, Austin Reaves, dan LeBron James sebagai pemain yang diragukan untuk pertandingan kedua dalam rangkaian back-to-back mereka melawan Miami Heat pada hari Kamis.
Memang, laju luar biasa Lakers yang mencatat tujuh kemenangan berturut-turut dan sepuluh dari sebelas pertandingan terakhir bisa terancam jika trio bintang ini tidak bermain. Mereka pernah kalah dari San Antonio Spurs, 136-110, tanpa ketiga pemain tersebut pada 10 Februari. Namun, keputusan untuk memberikan mereka istirahat dapat membawa manfaat saat menghadapi Orlando Magic dan Detroit Pistons dalam beberapa hari mendatang. Meski begitu, Lakers akhirnya memutuskan untuk mengaktifkan ketiga pemain ini.
Perbincangan Penting di Ruang Ganti
Pelatih Lakers, JJ Redick, mengungkapkan bahwa perbincangan antara para pemain di ruang ganti setelah kemenangan 124-116 atas Rockets menjadi alasan utama mengapa ketiga pemain tersebut tersedia untuk berlaga. Ia mencatat bahwa Doncic dan James menjalani pemulihan yang tepat, dan mereka berdua memang ingin bermain.
“Saya mendapati sore ini bahwa mereka berbicara di ruang ganti sebelum pelatih masuk setelah pertandingan kemarin. Ada tingkat kepercayaan yang tinggi saat ini, dan mereka semua ingin bermain,” kata Redick tentang pembicaraan tersebut.
James Dekati Rekor Sejarah
Bagi James, yang kini berusia 41 tahun, ia akan menyamai rekor jumlah pertandingan yang dimainkan dalam karier NBA (1.611) bersama Robert Parish. Redick menekankan bahwa keputusan untuk bermain ada di tangan bintang yang akan menjadi Hall of Famer tersebut.
“Jika dia ingin bermain, dia akan bermain,” ujar Redick, menjelaskan bahwa James mungkin akan memainkan pertandingan terakhirnya di Miami jika ia memutuskan untuk pensiun di akhir musim ini. James juga akan berusaha untuk memecahkan rekor NBA lainnya pada malam hari Sabtu di Orlando.
Penghargaan dari Pelatih Miami
Dalam konferensi pers, pelatih Miami, Erik Spoelstra, juga memberikan pandangannya mengenai kontribusi James untuk Heat dan NBA secara keseluruhan. James meraih gelar NBA pertamanya bersama Spoelstra pada tahun 2012 dan mengulang pencapaian tersebut pada tahun 2013.
Menanggapi performa 30 poin James pada hari Rabu, di mana ia mencetak 13 dari 14 tembakan, Spoelstra mengungkapkan kekagumannya bukan hanya pada kemampuan James, tetapi juga pada persiapannya.
“Anda harus sangat menghormati semangat kompetitifnya. Dia bukan hanya bersaing melawan seluruh liga, tetapi juga melawan Waktu. Dia benar-benar memberikan perlawanan kepada Waktu,” kata Spoelstra.
Spoelstra juga mencatat jumlah dunk yang dicetak James (enam) saat melawan Rockets serta aksi heroiknya ketika menyelam di kuarter keempat melawan Denver Nuggets sebagai bukti semangat juangnya.
Longevity dan Dedikasi James
Redick juga berbagi pandangannya tentang daya tahan dan dedikasi James selama ini. Dia mengingat sebuah kutipan yang merangkum filosofi James dalam bermain.
“Dia selalu menjadikan basket sebagai hal utama,” ucap Redick.
Dengan semua perhatian pada kesehatan dan performa pemain kunci menjelang pertarungan dengan Miami Heat, keputusan Lakers untuk mempercayai pemain bintang mereka bisa jadi akan menjadi kunci untuk melanjutkan momentum positif mereka di sisa musim ini.
(BA/GN)
sumber : www.ocregister.com
Leave a comment