Cade Cunningham Mengalami Cedera Paru yang Mengkhawatirkan
Cedera paru yang dialami Cade Cunningham datang pada waktu yang kurang tepat bagi Detroit Pistons. Cedera ini, yang diketahui sebagai pneumothorax kiri (paru-paru kolaps), terjadi selama pertandingan melawan Washington Wizards. Tim mengumumkan bahwa jadwal kembalinya masih belum pasti, dan Cunningham akan dievaluasi dalam dua minggu untuk menentukan kapan ia bisa kembali bermain setelah insiden tersebut.
Reaksi Komunitas NBA terhadap Cedera Cade Cunningham
Cedera Cunningham membuat banyak nama besar di dunia NBA memberikan dukungan. YouTuber dan analis olahraga, Kenny Beecham, menyampaikan harapannya dengan pesan yang tulus, “Wow. Semoga cepat sembuh, Cade,” tulisnya.
Dan Greenberg dari Barstool Sports menambahkan, “Sangat menakutkan.” Analis ESPN, Alan Hahn, juga menyatakan kepeduliannya, “Ia sebelumnya mengalami kram punggung yang terlihat ringan. Tapi sekarang ini?! Semoga ini tak serius, dia adalah salah satu talenta muda paling menjanjikan di liga.”
James L. Edwards III dari The Athletic turut mengekspresikan keprihatinannya, “Sungguh menakutkan. Semoga Cade baik-baik saja.” Steve Jones Jr. juga mendoakan pemulihan cepat bagi bintang Pistons tersebut dengan postingan, “Oh tidak, doa untukmu.”.
Urutan cedera guard ini terjadi di awal kuarter pertama saat ia bersaing dengan rookie Wizards, Tre Johnson III, untuk merebut bola. Saat berupaya mengambil bola, Johnson jatuh ke belakangnya dan Cunningham langsung terjatuh dengan kondisi awal yang didiagnosis sebagai kram punggung.
Ia sempat dibantu untuk bangkit, tetapi harus keluar dari permainan karena terlihat sangat tidak nyaman. Hingga berita ini diturunkan, Pistons telah mengonfirmasi bahwa playmaker All-Star tersebut akan dievaluasi dalam dua minggu ke depan.
Dampak Cedera terhadap Tim
Pistons kini harus melanjutkan pertandingan tanpa pencetak gol utama mereka menjelang playoff. Kemenangan 130-117 mereka dengan Wizards membuat rekor tim kini menjadi 49-19 di Eastern Conference, memperkuat posisi mereka sebagai unggulan teratas. Namun, tim berharap dapat memulangkan kembali Cunningham untuk menghadapi postseason.
Penting untuk dicatat bahwa Cunningham menjadi motor serangan Pistons musim ini, mencatat rata-rata 24.5 poin, 5.6 rebound, 9.9 assist, dan 1.5 steal per pertandingan. Rata-rata assist-nya yang mencapai 9.9 adalah yang tertinggi dalam karirnya dan kedua di NBA musim ini, hanya kalah dari Nikola Jokic.
Tanpa kehadiran Cunningham, Pistons mungkin tidak akan mencetak prestasi yang sama dalam sisa musim ini, namun saat ini fokus utama mereka adalah pemulihan sang bintang muda.
(BA/GN)
sumber : www.profootballnetwork.com
Leave a comment