Kekalahan Meyakinkan Bayern Munich dari Union Berlin
Jalannya Pertandingan
Bayern Munich memiliki peluang untuk mencetak lebih dari empat gol saat berhadapan dengan Union Berlin. Direktur Olahraga Bayern, Christoph Freund, mengungkapkan bahwa “dua atau tiga” gol lebih mungkin tercipta, meskipun itu nampaknya sebuah pernyataan yang meremehkan. Munich menembakkan total 31 tembakan ke gawang, jumlah tertinggi di Bundesliga untuk musim ini. Namun, Lennart Karl dan Harry Kane masing-masing menyia-nyiakan dua peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.
Statistik Pemain
Ini menjadi momen yang pahit bagi Harry Kane, yang merupakan pencetak gol terbanyak kedua di Bundesliga dan tengah mengejar rekor 41 gol milik Robert Lewandowski pada musim 2020/21. Setelah mencetak empat brace berturut-turut, Kane tidak berhasil mencetak gol dalam dua pertandingan terakhirnya. Dia tidak bermain melawan Borussia Mönchengladbach karena masalah betis dan hanya diturunkan sebagai pemain pengganti saat melawan Bayer Leverkusen.
Peluang dan Tantangan
Dalam laga melawan Union, Kane tercatat melakukan sebelas tembakan ke gawang, jumlah terbanyak untuk satu pemain dalam satu pertandingan musim ini. Sayangnya, meski menghasilkan satu gol, ia gagal memanfaatkan dua peluang penting dan kini mengumpulkan total 31 gol. Untuk memecahkan rekor tersebut, Kane harus meningkatkan rata-rata golnya dari 1,19 gol per pertandingan menjadi 1,57 di sisa laga Bundesliga. “Itu pasti mungkin,” ujar Kane optimis.
Kesimpulan
Kekalahan ini bukan hanya menjadi pelajaran bagi Bayern Munich, tapi juga menambah tantangan bagi Kane dalam usahanya mengejar rekor yang diimpikannya. Dengan waktu tersisa di musim ini, performa tim dan individu akan sangat menentukan hasil akhir bagi Bayern Munich dan ambisi Kane.
(SA/GN)
sumber : www.goal.com
Leave a comment