Arteta Hadapi Tantangan Besar Bersama Arsenal
Arsenal, di bawah kepemimpinan Mikel Arteta, bertekad untuk melepaskan diri dari cap sebagai tim yang sering gagal meraih trofi dalam beberapa tahun terakhir. Gunners dan manajer mereka kini mengejar trofi pertama sejak mengalahkan Chelsea di final FA Cup 2020, hanya sembilan bulan setelah Arteta meninggalkan posisinya sebagai asisten Pep Guardiola di Manchester City untuk mengambil alih kursi pelatih di Emirates Stadium.
Dalam periode yang sama, Guardiola telah mengumpulkan sejumlah trofi, termasuk Liga Champions, empat gelar Premier League, FA Cup, EFL Cup, UEFA Super Cup, dan FIFA Club World Cup. Sementara itu, sejak terakhir kali meraih kesuksesan, Arsenal tercatat kalah di semi-final Europa League melawan Villarreal pada 2021, semi-final EFL Cup dua kali berturut-turut di 2022 dan 2025 melawan Liverpool dan Newcastle United, serta semi-final Champions League musim lalu melawan Paris Saint-Germain, yang akhirnya menjadi juara.
Menuju Final
Arsenal akhirnya memecahkan tren buruk dengan mencapai final, tetapi Arteta juga harus menantang dominasi Guardiola, di mana mereka hanya menang empat kali dari 16 pertemuan terakhir, termasuk Community Shield 2023, tetapi kalah sembilan kali. Ini menunjukkan bahwa Arteta perlu segera mengakhiri siklus tanpa trofi.
Matt Upson, mantan bek Arsenal dan Inggris, mengatakan kepada BBC Sport, “Secara keseluruhan, Arteta yang paling membutuhkan trofi ini karena dia belum cukup banyak meraih gelar selama menjabat di Arsenal meskipun tim tampil cukup baik.”
Upson menambahkan, “Sering kali Arsenal hampir meraih gelar tetapi tidak berhasil, dengan finis di posisi kedua di Premier League. Jadi, ini sangat penting bagi Arteta. Meskipun ada tekanan yang berbeda pada Arteta dan Guardiola, saya merasa Arteta yang lebih mendesak untuk mengisi lemari trofi.” Dia juga menyoroti bahwa meskipun ada tekanan jangka pendek pada Guardiola, kemenangan Manchester City sangat penting untuk mengurangi kepercayaan diri Arsenal dalam delapan laga terakhir musim ini.
Peluang Bagi Manchester City
Nedum Onuoha, mantan pemain Manchester City, menyebutkan bahwa kemenangan bagi timnya bisa sangat berarti. City baru saja merasakan sakitnya kalah di Liga Champions, tetapi mereka bisa memanfaatkan pengalaman itu dalam final Carabao Cup untuk menunjukkan betapa besar dampak kekalahan dari Real Madrid bagi mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Ini adalah kesempatan besar bagi mereka untuk bangkit, terutama jika mereka bisa memenangkan trofi sebelum jeda internasional. Ini dapat mengubah pandangan mereka tentang seluruh musim.”
Jadwal Pertandingan
Arsenal akan berhadapan dengan Manchester City dalam final Carabao Cup yang dijadwalkan pada hari Minggu, 29 Oktober 2023, pukul 18:00 WIB. Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung di SPOTV dan juga bisa disaksikan melalui layanan streaming resmi.
Final ini bukan hanya sekadar sebuah pertandingan, tetapi juga akan menjadi penentu bagi Arteta dan timnya dalam membangun kembali kepercayaan diri dan meraih trofi yang sudah lama diimpikan. Bagi Manchester City, kemenangan bisa menjadi momentum untuk bangkit kembali setelah kekalahan di kompetisi Eropa.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment