Chelsea Terima Sanksi atas Pelanggaran Finansial
Respon Klub Premier League Terhadap Sanksi Chelsea
Punishment yang diterima Chelsea atas pelanggaran finansial membuat beberapa klub Premier League merasa kurang senang. Dalam pertemuan yang berlangsung baru-baru ini, tidak ada suasana permusuhan meskipun ada rasa frustrasi mengenai sanksi yang dijatuhkan kepada tim London Barat tersebut.
Chelsea menerima denda terbesar dalam sejarah Premier League, yaitu £10 juta, ditambah dengan larangan transfer pertama tim yang tertunda selama satu tahun dan larangan mendaftarkan pemain akademi dari klub-klub Premier League dan EFL selama sembilan bulan. Penalti ini terkait dengan masalah historis dalam pelaporan finansial dan investasi pihak ketiga yang terungkap saat Clearlake Capital dan Todd Boehly membeli klub dari Roman Abramovich.
Diskusi di Kalangan Klub Premier League
Dua klub Premier League mengungkapkan ketidakpuasan terhadap sanksi yang dijatuhkan kepada Chelsea ketika ketua liga, Alison Brittain, melakukan kontak sebelum pertemuan. Beberapa eksekutif mempertanyakan mengapa Chelsea tidak dikenakan sanksi olahraga, dengan manajer Everton, David Moyes, menyampaikan ketidakpuasannya. Everton dan Nottingham Forest sebelumnya juga pernah mengalami pengurangan poin karena melanggar aturan profit dan keberlanjutan, sehingga ada pertanyaan mengapa Chelsea tidak diperlakukan sama.
Kendati demikian, wakil ketua West Ham, Karren Brady, menyatakan bahwa tidak ada rasa benci terhadap kepemilikan baru Chelsea. Situasi ini bahkan tidak dibahas dalam pertemuan Premier League sebelumnya.
Pernyataan Karren Brady
Dalam kolomnya di The Sun, Brady menulis, “Sejak mengambil alih, Todd Boehly dan Behdad Eghbali melakukan sesuatu yang jarang terjadi dalam sepak bola modern — mereka membuka buku, mengakui kesalahan, dan mengajak otoritas untuk ikut serta. Premier League sendiri menyebut kerjasama mereka ‘eksepsional’. Mereka tidak menghindar atau menolak, melainkan mengungkapkan semuanya dari era Abramovich dan menyerahkannya.”
Brady juga mencatat, “Di pertemuan Premier League pada hari Kamis, tidak ada kehebohan yang ditujukan kepada hierarki Chelsea. Tidak ada satu pun yang membahasnya. Para klub tahu persis di mana letak kesalahan — dan itu bukan pada rezim baru di Stamford Bridge.” Ia menegaskan bahwa para eksekutif Premier League telah menangani masalah ini dengan baik, mendukung langkah mereka dalam menangani kasus tersebut, walau pendukung Everton dan Forest berhak merasa diperlakukan tidak adil.
Dampak Terhadap Chelsea
Sanksi ini menjadi pelajaran bagi Chelsea dan juga klub-klub lain di Premier League tentang pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan. Sementara itu, kepemilikan baru Chelsea menunjukkan komitmen mereka untuk mematuhi aturan liga, meski masih ada kekhawatiran dari klub lain mengenai keadilan perlakuan terhadap pelanggaran pada masa lalu.
(PL/GN)
sumber : www.mirror.co.uk
- AFC Bournemouth
- Arsenal FC
- Aston Villa FC
- Brentford FC
- Brighton and Hove Albion FC
- Burnley FC
- chelsea
- Chelsea FC
- Crystal Palace FC
- David Moyes
- everton
- Everton FC
- Fulham FC
- Karren Brady
- Leeds United FC
- liga-inggris
- Liverpool FC
- Manchester City FC
- Manchester United FC
- Newcastle United FC
- Nottingham Forest FC
- nottingham-forest
- Premier League
- premiere-league
- Roman Abramovich
- Sunderland AFC
- Tottenham Hotspur FC
- West Ham United FC
- Wolverhampton Wanderers FC
Leave a comment